ACEH SINGKIL, agaranews.com-7 September 2026 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil resmi mengeluarkan imbauan kesehatan bagi masyarakat menyusul erupsi Gunung Merapi. Bupati H. Safriadi Oyon, SH, bersama Wakil Bupati H. Hamzah Sulaiman, SH, menginstruksikan seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan abu vulkanik yang berpotensi mengganggu kesehatan saluran pernapasan, mata, dan kulit.
Dalam rilis resminya hari ini, Pemkab Aceh Singkil menekankan pentingnya penerapan langkah pencegahan sederhana namun efektif, terutama bagi masyarakat yang berada di wilayah terdampak atau merasakan dampak langsung dari hujan abu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemerintah daerah menyarankan empat poin protokol kesehatan wajib yang harus dipatuhi masyarakat:
Wajib Menggunakan Masker: Gunakan masker standar saat berada di luar rumah untuk mencegah partikel halus masuk ke saluran pernapasan.
Lindungi Mata dan Kulit: Hindari paparan langsung abu vulkanik pada mata dan kulit terbuka guna mencegah iritasi serius.
Batasi Aktivitas Luar Ruangan: Kurangi kegiatan di luar ruangan apabila intensitas hujan abu sedang tinggi.
Segera Berobat: Jika mengalami sesak napas, batuk berat, atau iritasi mata yang tidak kunjung membaik, segera kunjungi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Selain langkah fisik, Pemkab Aceh Singkil juga mengingatkan aspek psikologis dan informasi. Masyarakat diminta tetap tenang namun waspada, serta memastikan seluruh informasi mengenai perkembangan aktivitas gunung api hanya merujuk pada sumber resmi.
“Masyarakat diminta untuk selalu mengikuti arahan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta pemerintah setempat,” bunyi himbauan tersebut.
Langkah antisipatif ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjaga keselamatan dan kesehatan publik di tengah dinamika bencana alam. Pemkab Aceh Singkil berharap seluruh lapisan masyarakat dapat mematuhi imbauan ini demi meminimalisir risiko kesehatan akibat erupsi Gunung Merapi. (Redaksi)












