Pemkab Aceh Singkil Terbitkan Aturan Baru: Penutupan Jalan untuk Hajatan Dibatasi Maksimal 3 Hari

HIDAYAT DESKY

- Redaksi

Rabu, 23 September 2026 - 16:58 WIB

50111 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH SINGKIL agaranews.com – Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil resmi memberlakukan aturan baru terkait penggunaan badan jalan untuk keperluan hajatan atau acara kedukaan, khususnya di Kecamatan Gunung Meriah. Kebijakan ini diambil menyusul kesepakatan bersama antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat untuk menyeimbangkan tradisi lokal dengan keselamatan serta kelancaran lalu lintas umum.

 

Selama ini, praktik menutup jalur dua (jalan provinsi) untuk mendirikan tenda hajatan selama berhari-hari kerap menimbulkan keluhan warga. Fenomena ini marak terjadi di sejumlah desa seperti Sianjo-Anjo, Rimo, Lae Butar, hingga Tanah Bara, di mana keterbatasan lahan pekarangan memaksa warga menggunakan badan jalan. Hal tersebut dinilai meningkatkan risiko kecelakaan dan mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Hasil Musyawarah: Batas Waktu dan Standar Keamanan

 

Menanggapi isu tersebut, jajaran Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), unsur Muspika, dan tokoh masyarakat menggelar rapat diskusi pada Rabu (5/8/2026). Kepala Dinas Perhubungan Aceh Singkil, Syam’un, menegaskan bahwa meskipun jalan tersebut merupakan aset provinsi yang tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi, pemerintah tetap menghargai kearifan lokal dengan memberikan ruang yang terukur.

 

Dari hasil musyawarah, disepakati beberapa poin penting dalam aturan baru tersebut:

 

Durasi Pembatasan: Pendirian tenda hajatan dibatasi maksimal tiga hari.

 

Waktu Pembongkaran: Seluruh tenda wajib dibongkar paling lambat pukul 24.00 WIB pada hari terakhir kegiatan.

 

Standar Keselamatan: Ukuran tenda tidak boleh menutup badan jalan secara berlebihan dan penyelenggara wajib memasang water barrier atau rambu penanda sebagai langkah antisipasi kecelakaan bagi pengguna jalan.

 

Aturan ini diharapkan dapat menjadi solusi win-win solution, di mana tradisi masyarakat tetap dapat berjalan tanpa mengorbankan kepentingan umum dan keselamatan pengendara. Pemkab Aceh Singkil akan melakukan pengawasan ketat terhadap implementasi aturan ini di lapangan. (Redaksi)

 

Berita Terkait

Dua Siswa SDN 1 Rimo Raih Medali di Karo Open Karate Championship 2026
DBD Mengancam, Anggaran Fogging Dinkes Aceh Singkil Justru Misterius, Kejari Diminta Periksa Pengelolaan Dana
Polres Aceh Singkil dan Rutan Kelas IIB Gelar Razia, Amankan Sejumlah Barang Potensi Pelanggaran dari Kamar Warga Binaan
‎Kasus DBD Capai 37 Orang, Pemerhati Daerah Desak Bupati Aceh Singkil Evaluasi dan Copot Plt Kadis Kesehatan
Kapolres Aceh Singkil Turun Langsung ke Jalan, Wujudkan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat
‎Nuansa Berbeda, Masyarakat Gosong Telaga Timur Peringati Maulid Nabi dengan Arak-arakan Gerobak Masjid
‎Hadiri Maulid Nabi di Desa Suka Jaya, Kapolsek Kuala Baru Pererat Silaturahmi dan Sinergitas dengan Masyarakat
Perkuat Mutu Pendidikan, Bupati Aceh Singkil Resmikan Gedung Baru dan Kelas Unggul SMP Muhammadiyah

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:14 WIB

Praktisi Hukum Riau B. Butar-Butar Apresiasi Kinerja Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho: Pemimpin Muda Yang Tegas, Solutif dan Berprestasi

Kamis, 5 November 2026 - 21:59 WIB

Wasatpel Terminal BRPS Bambang Armanto, SH : Sambut Nataru 2026, Kita Akan Rayakan Natal di Terminal Secara Meriah

Kamis, 5 November 2026 - 21:55 WIB

Resmi Terima SK Mandat, LBH DPD IPK Riau Dibawah Kepemimpinan Suriani Siboro, S.H., Siap Jadi Panglima Hukum Wong Cilik dan Garda Terdepan Keadilan

Kamis, 5 November 2026 - 21:50 WIB

Perkuat Sinergi Pembinaan, Kepala LPKA Tenggarong Hadiri Penandatanganan PKS Kanwil Ditjenpas Kaltim dan IPPRISIA

Kamis, 5 November 2026 - 21:05 WIB

Menakar Praktik “Asset Grabbing” Berjubah Cessie : Pengakuan Nominee, SP Fictitious, dan Ujian Integritas PN Sidoarjo

Kamis, 5 November 2026 - 20:53 WIB

Jembatan Sungai Rambung Capai 55 Persen, Kodim 0204/DS Buka Akses Penting bagi Warga

Kamis, 5 November 2026 - 20:41 WIB

Pembangunan KDKMP Desa Rimo Bunga Capai 91,93 Persen, Kodim 0205/TK Kawal Penyelesaian

Kamis, 5 November 2026 - 20:33 WIB

Pembangunan MCK di Dusun Cikampak 1B Desa Aek Batu Terus Berjalan, Kini Memasuki Tahap Pengecoran Septiktank

Berita Terbaru