Dandim 0210/TU, Letkol. Arm. Kiky Hardian, S. Sos : Kita Harus Guyub dan Kompak Dalam Setiap Melaksanakan Tugas 

LIA HAMBALI

- Redaksi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:03 WIB

5029 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Tarutung, AgaraNews . Com // 81 Tahun Tentara Nasional Indonesia bukanlah waktu yang singkat untuk di lalui, berbagai hambatan dan tantangan selalu dihadapi dengan kesabaran dan ketabahan. Siapapun boleh berkata, waktumu, pikiranmu dan tenagamu untuk bertindak dan berbuat bagi bangsa & negara sudah sampai dimana ?, kalaulah kita boleh menjawab , kami tak pantas untuk menjawabnya, namun dharma bakti yang kami persembahkan untuk membela Bumi persada Tanah Air Indonesia tempat kami untuk berbakti, berbuat, bertindak dan mencurahkan segala tenaga dan fikiran tak akan pernah pudar serta luntur tergerus oleh persaingan hidup yang kami jalani serta tantangan zaman yang kami hadapi.

Berbicara tentang perjuangan & pengorbanan kita harus banyak mengambil pelajaran berharga kepada para pendahulu serta para pejuang kusuma bangsa yang dengan setia membela Sang Dwi Warna Bendera Merah Putih dan tetap tegaknya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kita tentu ingat sosok tokoh Milter yang sangat legendaris di Tanah air, prilakunya sangat sederhana, sopan, berani, tegas dan yang paling utama beliau seorang yang taat & rajin beribadah kepada Allah Subhanahu Wata’ala, Dia Adalah Jenderal Besar Soedirman, Panglima TNI pertama yang dipilih secara aklamasi. Saat itu TNI bernama TKR dan Kolonel Soedirman terpilih sebagai Panglima Besar Tentara Keamanan Rakyat (TKR) pada tanggal 12 November 1945, kemudian secara resmi dilantik dan diangkat menjadi Panglima Besar TKR dengan pangkat Jenderal oleh Presiden Soekarno pada tanggal 18 Desember 1945. Dan hingga saat ini pucuk pimpinan Tentara Nasional Indonesia berada pada Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M. Si.Tahun ini Tentara Nasional Indonesia genap berusia 81 Tahun, dimana satuan – satuan TNI di seluruh penjuru tanah air melaksanakan Upacara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke – 81 Tentara Nasional Indonesia termasuk satuan Kodim 0210/TU. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Adalah Dandim 0210/TU Letkol Arm Kiky Hardian, S. Sos sekaligus membacakan Amanat Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Agus Subiyanto, S.E., M. Si. Kegiatan Upacara dilaksanakan Pada Hari Senin , ( 5/10/2026 ) di Makodim 0210/TU Jalan Sisingamangaraja No. 185, Hutatoruan VI, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selesai melaksanakan upacara Dandim 0210/TU Letkol Arm Kiky Hardian, S. Sos memberikan wejangan, arahan & nasehat kepada Para Perwira Staf & Para Danramil jajaran Kodim 0210/TU. Dalam arahannya Letkol Arm Kiky Hardian, S. Sos meminta kepada seluruh perwira untuk menjaga kekompakan dan selalu bekerjasama serta saling mengingatkan dalam setiap melaksanakan tugas dan kegiatan yang dilaksanakan . ” Mari kita selalu bekerja sama dan bersinergi serta kompak dan selalu Guyub dalam setiap melaksanakan tugas” Ucap Dandim 0210/TU Letkol Arm Kiky Hardian, S. Sos.Selain itu berkaitan dengan program – program strategis pemerintah Pusat diharapkan Para Perwira benar – benar melaksanakannya dengan sungguh – sungguh, seperti pembangunan jembatan, Koperasi Merah-putih dan program – program lainnya di wilayah masing – masing. ” Tolong bantu saya untuk menyelesaikan seluruh tugas yang diembankan oleh Bangsa dan Negara. ” Karena pada hakekatnya semua program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di wilayah Teritorial Kodim 021O/TU yamg meliputi Kabupaten Humbahas, Toba, Samosir dan Tapanuli Utara, Pungkas Dandim 0210/TU Letkol Arm Kiky Hardian, S. Sos.

Berkaitan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia Ke – 81 Dandim 0210/TU menuturkan bahwa mulai dari tingkat pusat yang mana Presiden Republik Indonesia Jenderal ( Purn ) ( HOR ) Prabowo Subianto yang bertindak Sebagai Inspektur Upacara hingga ke daerah semuanya telah melaksanakan kegiatan dengan penuh ketulusan dan keikhlasan. Namun satu hal yang harus kita ingat adalah bahwa lahirnya Institusi TNI tentunya sejalan dengan perjalanan sejarah bangsa Indonesia, baik itu yamg berkaitan dengan pembangunan segala bidang, IPOLESOSBUD HANKAM, begitu juga dengan siapa sosok Pemimpin baik itu sebagai Presiden & Panglima TNI yang ditugaskan negara berdasarkan Konstitusi untuk menjadi pemegang kekuasaan ( Ulil Amri ) Di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kita hormati dan kita cintai bersama.Secara Historis & sejarah singkat mulai berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dimana Sejak Presiden pertama Ir H soekarno sampai dengan Jenderal ( Purn ) ( HOR ) Prabowo Subianto, semua mereka adalah sebagai Pemegang Kekuasaan ( Ulil Amri ) pada masanya, dengan segala keterbatasan dan kekurangan, namun dengan ketabahan, keuletan dan kesabaran serta kegigihan bersama TNI/Polri, seluruh komponen bangsa dan segenap lapisan masyarakat terus berbuat & berjuang serta berusaha dan berbuat yang terbaik, berani, tulus san ikhlas untuk melanjutkan pembangunan dl segala bidang demi terwujudnya Indonesia yang Berdaulat, Adil dan Makmur di seluruh penjuru tanah air.

Singkatnya, Di masa Presiden pertama Ir. Soekarno. Yang mana Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI), yang kini dikenal sebagai TNI Angkatan Udara, merupakan angkatan udara terkuat dan terbesar di Asia Tenggara, khususnya pada awal dekade 1960-an. Hingga sekarang Indonesia Dibawah Kepemimpinan Jenderal ( Purn ) ( HOR ) Prabowo Subianto, kekuatan militer Indonesia berada di peringkat ke-13 dunia dari total 145 negara dan menjadikan Indonesia sebagai negara dengan kekuatan militer terkuat di Asia Tenggara (ASEAN).

Di bidang Ketahan Pangan, Presiden yang Berlatar Belakang TNI orangnya sangat sabar, sopan dan bersahaja serta sangat sederhana di adalah Jenderal Besar Muhammad Soeharto yang menempatkan Indonesia berhasil mencapai swasembada beras nasional pada tahun 1984, yang mengubah status negara dari pengimpor beras terbesar di dunia menjadi negara yang mandiri pangan. Selanjutnya Jenderal Besar Muhammad Soeharto menerima Penghargaan Internasional dari FAO (1985), Atas keberhasilan yang luar biasa ini, Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) mengundang Presiden Soeharto ke Roma, Italia pada November 1985 untuk menerima penghargaan khusus berupa medali atas pencapaian kemandirian pangan tersebut.

Selanjutnya Presiden Ke – 6 yang berlatar belakang Tentara Nasional Indonesia ( TNI ) Juga memberikan kontribusi besar bagi bangsa dan negara diantaranya Beliau memiliki gagasan dan ide untuk Pengembangan ketahanan pangan di Merauke yang digagas oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dikenal dengan nama proyek MIFEE (Merauke Integrated Food and Energy Estate). Dimana Program pengembangan ini diluncurkan pada tahun 2010 melalui Inpres No. 5 Tahun 2009 dan Inpres No. 1 Tahun 2010. Yang mana target utamanya adalah untuk mengamankan swasembada pangan dan bioenergi nasional jangka menengah dan panjang, sekaligus mempercepat pembangunan di kawasan Indonesia Timur. Adapun Komoditas Tanaman pangan monokultur berskala industri yang dikembangkan antara lain, padi, tebu, jagung, kedelai, dan kelapa sawit. Dan selanjutnya saat ini pengembangan lahan untuk ketahanan pangan tersebut di lanjutkan oleh pemerintahan Kabinet Merah Putih yang di komandoi oleh Jenderal ( Purn )( HOR ) Prabowo Subianto.Sementara itu untuk kesejahteraan Masyarakat, Honorer dan ASN ( PNS ) para pemangku jabatan pada masanya membuat kebijakan, singkatnya sebagai berikut :

1. Presiden ke-6 RI Jenderal TNI (HOR) (Purn.) Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono bersama Wakil Presiden Muhammad Yusuf Kalla menyalurkan Bantuan Tunai Langsung ( BLT ) untuk masyarakat kurang mampu dan dilanjutkan hingga ke pemerintahan sekarang yang di pimpin Jenderal ( Purn )( HOR ) Prabowo Subianto.

2. Presiden ke-6 RI Jenderal TNI (HOR) (Purn.) Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono melakukan pengangkatan massal tenaga honorer menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan jumlah kumulatif mencapai lebih dari 1,1 juta orang.

3. Selama menjadi Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (HOR) (Purn.) Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono berhasil menaikkan gaji ASN, TNI/Polri sebanyak 9 kali.

4. Selanjutnya pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS serta TNI/Polri pernah mengalami kenaikan tertinggi dalam sejarah Republik Indonesia, yakni mencapai kisaran 270% (atau hampir 3 kali lipat).

5. Sejarah mencatat bahwa kebijakan gaji ke-13 untuk PNS, TNI, dan Polri mulai rutin diberikan sejak akhir era pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri pada tahun 2004. Saat itu, kebijakan tersebut dikeluarkan sebagai bentuk kompensasi karena pemerintah tidak menaikkan gaji pokok abdi negara.

6. Hingga Saat ini Pemegang kekuasaan ( Ulil Amri ) Di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang dipimpin oleh Seseorang yang berlatar belakang Tentara Nasional Indonesia ( TNI ) dia adalah Jenderal ( Purn )( HOR ) Prabowo Subianto yang telah banyak melakukan hal – hal positif untuk kemajuan bangsa Indonesia di segala bidang. Diantaranya :

1. Berdasarkan laporan resmi dari Badan Pangan Dunia (FAO), Indonesia menempati peringkat ke-4 dunia dalam hal produksi beras terbesar, berada tepat di bawah India, Tiongkok (Cina), dan Bangladesh

2. Selanjutnya swasembada pada 8 komoditas pangan utama. antara lain, Beras, Jagung, Gula konsumsi, Daging, ayam ras, Telur ayam ras, Bawang merah, Cabai besar dan Cabai rawit. Dan InsyaAllah Tahun depan di tambah satu komoditi lagi yaitu Bawang Putih.

3. Selanjutnya program Swasembada Energi B50 yang berlaku penuh pada tanggal 1 Oktober 2026 . Selanjutnya kajian dan uji coba untuk program B60 (60% minyak nabati + 40% solar) serta Bioetanol E20 hingga E50 (Bensin Berbasis Etanol) yang ditargetkan pemerintah meluncur pada tahun 2027 ).

4. Pembangunan Jembatan, Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat & MBG dan Program terbaik lainnya.

5. Kenaikan gaji ASN 17 % pada tahun 2025 & kenaikan Tunjangan Kinerja 90 % pada tahun 2026Berkaitan dengan prestasi dan Sikap, dedikasi, loyalitas yang mencerminkan Jati Diri seorang Prajurit Tentara Nasional Indonesia ( TNI ) kita ingat seorang Tokoh Nasional & Tokoh Militer bahkan Beliau merupakan seorang Presiden di Negara Kesatuan Republik Indonesia tentunya dengan keputusan dan ide yang dilakukan berdasarkan dengan pertimbangan yang matang maupun wujud dari kepedulian serta tetap ingin berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara. Selain itu yang paing utama adalah tingginya rasa tanggung jawab dan moral untuk memajukan serta melakukan pembinaan di berbagai bidang misalnya olahraga. Sosok tersebut adalah Presiden ke-6 RI Jenderal TNI (HOR) (Purn.) Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono yang ikut mengembangkan dan turut berpartisipasi membina dan merekrut para pemuda pemudi berbakat di bidang olahraga khususnya Voli Ball. Beliau tidak pandang bulu, bagi yang kurang mampu pun bisa mengembangkan bakat apabila mempunyai tekad dan keyakinan untuk bisa mengembangkan bakatnya bahkan bisa menjadi atlit berprestasi.

Singkatnya, Beliau mendirikan sebuah Klub olahraga bola voli yang bernama LavAni yang didirikan oleh Presiden ke-6 RI Jenderal TNI (HOR) (Purn.) Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) pada tanggal 1 Desember 2019 di Cikeas, Bogor. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk cinta abadi dan penghormatan kepada mendiang istri beliau yang Juga merupakan Ibu Negara yaitu ( Almarhumah ) Hj. Ani Yudhoyono, yang wafat pada tangga 1 Juni 2019. Singkatnya Perkembangan Klub Bola Voly LaVani yang didirikan oleh Jenderal TNI (HOR) (Purn.) Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono yang sangat gemar bermain voli sejak SMP. selanjutnya beliau mendirikan LavAni Sport Center di Cikeas sebagai wadah pembinaan atlet muda berbakat dari berbagai daerah, termasuk dari kalangan biasa atau kurang mampu. Sehingga pada akhirnya Debut Manis di Proliga tahun 2022, Pada musim perdananya di kompetisi tertinggi Indonesia, Bogor LavAni secara mengejutkan langsung keluar sebagai juara Proliga 2022 setelah mengalahkan Surabaya Bhayangkara Samator di final. Seiring berjalannya waktu dan masuknya sponsor, klub ini berganti nama menjadi Jakarta LavAni Allo Bank (dan variasinya seperti Jakarta LavAni Allo Bank Electric), serta konsisten menjadi salah satu kekuatan papan atas di dunia bola voli nasional.

Selanjutnya adalah Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menorehkan lompatan besar dalam pembinaan olahraga militer. Terobosan paling progresif di bawah kepemimpinannya adalah kebijakan perekrutan khusus atlet sipil berprestasi menjadi prajurit serta rencana pembentukan Batalyon Olahraga di bawah Pusjaspermildas TNI. Langkah taktis ini langsung membuahkan kontribusi emas, perak, dan perunggu yang masif dari para prajurit matra Darat (TNI AD), Laut (TNI AL), dan Udara (TNI AU) pada ajang internasional.

Adapun Prestasi prajurit TNI dalam bidang olahraga pada periode 2024–2026 mencakup berbagai pencapaian gemilang di tingkat nasional maupun internasional, termasuk kontribusi atlet militer pada ajang multi-cabang seperti SEA Games dan penyelenggaraan pembinaan prestasi melalui Open Tournament Piala Panglima TNI.. Dimana dalam Ajang Piala Panglima TNI tanggal yang digelar sejak 1 Agustus hingga 10 Oktober 2026 yang meliputi 72 jenis lomba, terdiri atas 61 cabang olahraga dan 11 cabang non olahraga,”  Dimana Penyelenggaraan ajang Open Tournament Piala Panglima TNI dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI ada beberapa cabang.olahraga yang sangat menarik.untuk di bahas, seperti Modern Pentathlon (dengan MPI Sulsel sebagai Juara Umum), atletik (Sertu Hendrik dari TNI AL meraih peringkat ketiga 1.500 meter), hingga turnamen olahraga masyarakat. Selanjutnya Sabuk Emas Kasal, Atlet TNI AL Yunus Dae dari Amphibi BC TNI AL Jakarta sukses meraih prestasi gemilang di atas ring tinju nasional.

Di sisi lain datang dari Prajurit – Prajurit TNI yang berhasil di bidang olahraga, tepatnya pada Event Internasional yakni Ajang SEA Games 2025 di Thailand. Dimana sebanyak 39 prajurit TNI yang berprestasi dan meraih medali. Selanjutnya atas prestasi mereka tersebut Presiden Republik Indonesia Jenderal ( Purn) ( HOR ) Prabowo Subianto dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyerahkan penghargaan kepada Prajurit TNI yang berprestasi tersebut. Yang mana Acara penyerahan penghargaan dan bonus tersebut berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada 8 Januari 2026.

Dimana ke 39 Prajurit TNI yang berhasil menjadi juara pada Event SEA Games 2025 di Thailand yaitu, Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB): Diberikan kepada 2 prajurit peraih medali emas.Muhammad Alfi Kusuma (Cabang Taekwondo): Dari Letnan Dua (Letda) menjadi Letnan Satu (Lettu). Sedangkan untuk Rizki Juniansyah (Cabang Angkat Besi), Dari Letnan Dua (Letda) naik dua tingkat menjadi Kapten karena memecahkan rekor dunia. Selanjutnya Pendidikan Sekolah Perwira Diberikan kepada 34 prajurit TNi serta Pendidikan Sekolah Bintara: Diberikan kepada 3 prajurit.Selanjutnya atas petunjuk dan arahan dari Presiden Republik Indonesia Jenderal ( Purn) ( HOR ) Prabowo Subianto & Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI Purn Dr. Sjafrie Sjamsoeddin Kepada Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. Selanjutnya di sampaikan kepada para Kepala Staf Angkatan baik Darat, Laut maupun Udara agar melakukan Pembinaan Atlet TNI dengan terukur, terencana, berkesinambungan, berkelanjutan dan konsisten demi mengharumkan nama baik masyarakat, Satuan, TNI, Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Seperti pelaksanaan kejuaraan nasional Pangdam IV/Diponegoro Championship khusus untuk membina dan merekrut atlet penembak yang akan menjadi duta bangsa baik di level nasional maupun internasional.

Sedangkan untuk bidang yang lain adalah Prada Nawawi M.M. Latifullah personel TNI dari Yonif TP 834/Wakanga Mere, Kodam IX/Udayana dan berhasil meraih Juara 1 hafalan Al-Qur’an (Hafiz) 30 juz pada ajang Musabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ) Internasional Militer ke-2 di Libya. Selanjutnya Prada Nawawi M.M. Latifullah mendapatkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) dari Panglima TNI menjadi Prajurit Satu.

Lain pula halnya dengan Serda Irfan Farhan Asal satuan: Yonif 112/Dharma Jaya dan Prada Donni Pinto Harahap Asal satuan: Yon Armed 17/Rencong Cakti Kodam Iskandar Muda. Kedua prajurit TNI tersebut mendapatkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dari Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto karena aksi heroik mereka menurunkan bendera Bulan Bintang (bendera GAM) dan menggantinya dengan Bendera Merah Putih di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.

Selain prestasi di atas ada sebuah kegiatan yang memerlukan pengorbanan dan perjuangan yang sangat luar biasa yang diprakarsai Presiden Republik Indonesia Jenderal ( Purn ) ( HOR ) Prabowo Subianto ( Kala itu masih berpangkat Mayjen TNI Prabowo Subianto.dan menjabat sebagai Danjen Kopasus ). Ide itu adalah bagaimana Prajurit Indonesia bisa menancapkan Bendera Merah Putih di Puncak Everest yang merupakan gunung tertinggi ketiga di dunia. Akhirnya atas ijin Allah Subhanahu Wata’ala tim Ekspedisi Kopassus TNI AD pada tanggal 26 April 1997 yang di dalamnya ada tiga Prajurit Terbaik TNI yaitu Pratu Asmujiono, didampingi oleh Lettu Iwan Setiawan dan Sertu Misirin mampu menaklukkan tingginya gunung tersebut serta berhasil mengibarkan Sang Dwi Warna Merah Putih Di gunung Everest. Hal tersebut dilakukan karena tingginya rasa Nasionalisme, sikap Patriotisme dan rasa cinta kepada tanah Air Indonesia yang sangat kita cintai bersama .

Selanjutnya ada sosok Seorang Prajurit TNI sejati yang berani dan tegas serta sering memberikan nasehat, saran dan masukan untuk kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara dia adalah Jenderal TNI (Purn.) Gatot Nurmantyo ( Panglima TNI Ke – 12 ) yang sering mengingatkan pentingnya mewaspadai Proxy War atau perang tanpa bentuk. Dimana Definisi Proxy War adalah Konfrontasi antara dua kekuatan besar dengan menggunakan pihak ketiga atau pemain pengganti sebagai alat menguasai baik individu , kelompok bahkan negara sekalipun. Selanjutnya Jenderal TNI (Purn.) Gatot Nurmantyo memberikan pandangan dan nasehat serta saran kepada seluruh komponen bangsa dengan banyak belajar dan membaca kembali sejarah bangsa terutama tentang bahaya laten Komunis. Dimana saat beliau menjabat orang nomor satu dijajaran Tentara Nasional Indonesia menyarankan serta memerintahkan kepada jajaran satuan TNI untuk memutar kembali Film Penghianatan G 30 S/PKI.

Oleh karenanya dalam hati sanubari kita mengatakan dengan tulus berikrar ” TNI KAU IDOLAKU, KIPRAHMU DALAM MEMBELA BANGSA INDONESIA TAK PERLU DI RAGUKAN LAGI…BANGKITLAH TNI KU…JAYALAH TNI KU..KAU SELALU DI HATIKU .. SEMOGA ALLAH AZZA WAZZALLAH SELALU MENYERTAIMU.

Intisari & kesimpulan yang dapat kita ambil dari narasi & sejarah singkat di atas adalah, siapapun kita, apapun jabatan kita serta apapun yang telah kita capai, semuanya itu terlaksana atas ijin dari Allah Subhanahu Wata’ala. Dan kita wajib Bersyukur. Artinya, Apabila kita berbuat baik Sebesar niji Zarrah akan dibalas Oleh Allah Subhana Wata’ala begitu pula kalau kita berbuat kejahatan. Hal tersebut sesuai dengan Firman Allah Subhanahu Wata’ala Surah Az-Zalzalah Ayat 7–8 yang artinya :

(Ayat 7) ” Artinya: “Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.”

(Ayat 8) Artinya : ” Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan seberat dzarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)-nya.”

Akhirnya marilah kita berdo’a Semoga Allah Subhanahu Wata’ala senantiasa memberikan, kesehatan, kekuatan, keberkahan, perlindungan dan kelancaran kepada kita semua dalam melaksanakan tugas pengabdian terbaik kepada bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kita cintai bersama.(Lia Hambali)

Sumber : Pendim 0210/TU

Berita Terkait

Babinsa Koramil 0201-02/MT Hadiri Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia di Medan Timur
Patroli Motoris Kodim 0201/Medan Perkuat Pemantauan Keamanan Wilayah Kota Medan
Bahas Pembangunan Jalan Alternatif, Koramil 0201-16/TM Hadiri Rapat dan Pengukuran Lahan
Pemerintah Desa bersama Unsur BPBD, Warga Desa Perumnas Simalingkar Gelar Gotong Royong Massal Bersihkan Sungai Gemburuh
Babinsa Koramil 0201-16/TM Amankan Aksi Unjuk Rasa Buruh di Tanjung Morawa
Babinsa Ajak Petani Tanam Jagung Tingkatkan Swasembada Pangan
HUT ke-81 TNI, Jajaran Forkopimcam Wilayah Binaan Silaturahmi ke Makoramil 0201-05/MB
Aksi Buruh di DPR Berlangsung Tertib, Polda Metro Jaya Sampaikan Apresiasi

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Babinsa Koramil 0201-02/MT Hadiri Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia di Medan Timur

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Patroli Motoris Kodim 0201/Medan Perkuat Pemantauan Keamanan Wilayah Kota Medan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Bahas Pembangunan Jalan Alternatif, Koramil 0201-16/TM Hadiri Rapat dan Pengukuran Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Pemerintah Desa bersama Unsur BPBD, Warga Desa Perumnas Simalingkar Gelar Gotong Royong Massal Bersihkan Sungai Gemburuh

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Babinsa Koramil 0201-16/TM Amankan Aksi Unjuk Rasa Buruh di Tanjung Morawa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:29 WIB

HUT ke-81 TNI, Jajaran Forkopimcam Wilayah Binaan Silaturahmi ke Makoramil 0201-05/MB

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:24 WIB

Aksi Buruh di DPR Berlangsung Tertib, Polda Metro Jaya Sampaikan Apresiasi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Polisi Bagikan Makanan dan Minuman kepada Peserta Aksi Buruh di DPR

Berita Terbaru