Tanah Karo, AgaraNews. Com // Suasana kehangatan dan kebersamaan begitu terasa dalam perayaan Pesta Tahunan atau yang dikenal masyarakat Suku Karo dengan sebutan Kerja Tahun di sejumlah desa di Kabupaten Karo, Sabtu (24/10/2026).
Di tengah kesibukan roda pemerintahan, Bupati Karo Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., bersama Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, S.P., menunjukkan komitmennya untuk tetap dekat dengan rakyat. Keduanya kompak turun langsung ke desa-desa menghadiri undangan Kerja Tahun masyarakat. 
Bupati Karo Antonius Ginting hadir langsung di tengah-tengah masyarakat Desa Ajibuhara, Kecamatan Tigapanah. Sementara Wakil Bupati Karo Komando Tarigan membagi waktu menghadiri dua lokasi sekaligus, yakni perayaan Kerja Tahun di Desa Payung, Kecamatan Payung dan Desa Merdeka, Kecamatan Merdeka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran orang nomor satu dan dua di Kabupaten Karo itu disambut antusias oleh tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh warga desa. Tawa, canda, dan sapaan hangat mengiringi setiap langkah keduanya, mencerminkan hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakatnya.
Kerja Tahun bukan sekadar pesta panen biasa. Bagi masyarakat Karo, Kerja Tahun adalah warisan budaya leluhur yang sarat akan makna. Tradisi ini merupakan ungkapan rasa syukur kepada Dibata (Tuhan Yang Maha Esa) atas hasil pertanian, kesehatan, dan keselamatan yang diberikan sepanjang tahun.
Dalam tradisi ini, seluruh perantau yang berada di luar daerah akan pulang kampung (ertutur), berkumpul bersama keluarga besar, saling memaafkan, dan mempererat tali persaudaraan. Nilai gotong royong, kebersamaan, dan penghormatan terhadap leluhur menjadi roh utama dalam setiap rangkaian Kerja Tahun.
“Kerja Tahun adalah identitas kita sebagai orang Karo. Selama tradisi ini masih kita jaga, maka jati diri Karo tidak akan pernah hilang,” ujar salah seorang tokoh adat di sela-sela kegiatan. 
Bupati Karo Antonius Ginting dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kehadirannya bersama Wakil Bupati merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Karo untuk tidak berjarak dengan masyarakat.
Menurutnya, pemerintah tidak hanya hadir dalam bentuk pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, dan pelayanan kesehatan, tetapi juga harus hadir dalam setiap denyut kehidupan sosial dan budaya masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa pemerintah hadir, mendengar, dan merasakan langsung apa yang dirasakan masyarakat. Kerja Tahun ini adalah momentum terbaik untuk mempererat silaturahmi, menjaga kebersamaan, dan melestarikan budaya Karo yang adi luhung ini,” ujar Bupati.
Senada dengan itu, Wakil Bupati Komando Tarigan yang hadir di Desa Payung dan Merdeka juga menegaskan pentingnya menjaga kearifan lokal di tengah arus modernisasi dan digitalisasi yang semakin masif.
“Budaya adalah benteng terakhir karakter bangsa. Jika budaya kita kuat, maka generasi muda Karo akan tetap memiliki akar yang kokoh ke mana pun mereka melangkah,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Karo di bawah kepemimpinan Antonius Ginting – Komando Tarigan menaruh perhatian besar terhadap pelestarian kebudayaan. Melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta dukungan Diskominfo Karo, berbagai festival budaya, pesta adat, dan Kerja Tahun di desa-desa terus didorong untuk menjadi kalender wisata budaya tahunan.
Langkah ini dinilai strategis, tidak hanya untuk menjaga tradisi, tetapi juga untuk menggerakkan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata dan UMKM lokal yang tumbuh saat perayaan Kerja Tahun berlangsung.
Dengan terjaganya tradisi Kerja Tahun, diharapkan Kabupaten Karo tidak hanya maju dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga unggul dalam menjaga jati diri dan kekayaan budayanya.(Lia Hambali)
Sumber: Diskominfo





















