Korlantas Polri Jadikan Operasi Patuh 2026 Momentum Perilaku Keselamatan Dalam Berkendara Paling Utama

LIA HAMBALI

- Redaksi

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:46 WIB

5026 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Jakarta AgaraNews. Com – Masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas melalui Operasi Patuh 2026. Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mendorong kesadaran pengguna jalan agar Kebiasaan dalam perilaku aman berkendara menjadi kebutuhan sehari-hari, sehingga dapat mencegah kecelakaan dan meniadakan fatalitas di jalan raya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pelaksanaan Operasi Patuh 2026 hanya berorientasi pada membentuk ekosistem berlalu lintas yang semakin sadar terhadap keselamatan yang paling utama.

“Operasi Patuh 2026 merupakan upaya untuk membangun litetasi dan edukasi kesadaran pengetahuan masyarakat bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Dengan semakin baiknya pengetahuan dan kepatuhan pengguna jalan, potensi kecelakaan maupun fatalitasnya dapat ditekan sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat terlindungi dalam aktivitasnya,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta, Senin (26/10/2026).

Operasi yang berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November 2026 ini dilaksanakan di seluruh wilayah, Sasaran operasi mencakup berbagai potensi gangguan keamanan dan keselamatan, yang dapat memicu kecelakaan lalu lintas akibat di dahuluinya suatu perilaku pelanggaran.

Dalam pelaksanaannya, Korlantas Polri mengedepankan langkah preemtif dan preventif melalui edukasi dengan penyuluhan kepada masyarakat. Sosialisasi safety riding dilakukan kepada pengguna jalan, komunitas, maupun kelompok masyarakat agar memahami cara berkendara yang aman, tertib dan mengenali berbagai risiko dari perilaku yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Penegakan hukum juga dilakukan sebagai langkah akhir, secara terukur dengan mengutamakan pemanfaatan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), baik ETLE statis maupun mobile.

Sementara terhadap pelanggaran tertentu, petugas memberikan edukasi secara simpatik dan mengedepankan komunikasi dua arah tentang pengetahuan keselamatan berlalu lintas, sehingga setiap interaksi di lapangan dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat.

“Penegakan hukum merupakan bagian dari edukasi. Ketika masyarakat diberikan pemahaman dan diingatkan secara humanis mengenai risiko pelanggaran yang dapat beresiko kecelakaan dan fatalitas, yang diharapkan bukan hanya kepatuhan selama kegiatan, tetapi terbentuknya kebiasaan tertib, selamat dan aman berlalu lintas yang terus dilakukan dalam keseharian beraktifitas berlalu lintas,” jelasnya.

Sejumlah perilaku yang berpotensi menimbulkan kecelakaan menjadi perhatian dalam pelaksanaan kegiatan kepolisian. Karena itu, masyarakat diimbau untuk menggunakan perlengkapan keselamatan, mematuhi rambu dan marka, menjaga kecepatan, tidak melawan arus, tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara, serta memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi tetap layak sebelum melakukan perjalanan.

Menurut Trunoyudo, keberhasilan bukan semata-mata dilihat dari jumlah pelanggaran yang ditemukan maupun tindakan hukum yang diberikan. Orientasi utamanya adalah perubahan perilaku dan meningkatnya kesadaran masyarakat patuh dalam berlalu lintas serta keselamatan menjadi kebutuhan utama.

“Budaya tertib berlalu lintas harus tumbuh menjadi bagian dari keseharian masyarakat. Untuk itu dibutuhkan awareness atau kepedulian dalam pengetahuan keselamatan berlalu lintas paling utama, karena setiap aktifitas di jalan dapat potensi berdampak kepada keselamatan orang lain. Mari bersama-sama menjadikan keselamatan sebagai kebiasaan, keluarga tetap setia menunggu dirumah untuk setiap perjalanan,” tutupnya.

Polri mengajak masyarakat menjadi bagian dari terciptanya lalu lintas yang aman dengan saling menghormati sesama pengguna jalan, mematuhi aturan, dan mengutamakan keselamatan. Polisi bersama masyarakat membangun budaya tertib berlalu lintas untuk keselamatan bersama.(Lia Hambali)

Berita Terkait

Unis Tangerang Gencarkan Kampanye Bebas Narkoba, Ajak Seluruh Sivitas Akademika Berperan Aktif
KNPI Maluku Minta Polemik Waitomu Diselesaikan di Meja Koordinasi, Bukan Jadi Gesekan di Ruang Publik
Babinsa Kratonan dan Aparat Kelurahan Evaluasi Situasi Keamanan Wilayah 
Peduli Kesulitan Warga, Babinsa Koramil 06/Batuwarno Bersama Relawan Salurkan Bantuan Air Bersih di Ronggojati
Kodim Boyolali Dukung Operasi Patuh Candi 2026, Perkuat Sinergi TNI-Polri untuk Keselamatan Berlalu Lintas
Bawaslu Bener Meriah Sasar MAN 1, Ajak Siswa Jadi Pengawas Pemilu Partisipatif
Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Manggeng Diduga Menjadi Korban Pengeroyokan, Keluarga Desak Sekolah dan Kepolisian Bertindak Tegas
Libatkan 10 Perguruan Tinggi, PMII Banda Aceh Gelar MAPABA Kolaborasi

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Unis Tangerang Gencarkan Kampanye Bebas Narkoba, Ajak Seluruh Sivitas Akademika Berperan Aktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:32 WIB

KNPI Maluku Minta Polemik Waitomu Diselesaikan di Meja Koordinasi, Bukan Jadi Gesekan di Ruang Publik

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Babinsa Kratonan dan Aparat Kelurahan Evaluasi Situasi Keamanan Wilayah 

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Peduli Kesulitan Warga, Babinsa Koramil 06/Batuwarno Bersama Relawan Salurkan Bantuan Air Bersih di Ronggojati

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kodim Boyolali Dukung Operasi Patuh Candi 2026, Perkuat Sinergi TNI-Polri untuk Keselamatan Berlalu Lintas

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Manggeng Diduga Menjadi Korban Pengeroyokan, Keluarga Desak Sekolah dan Kepolisian Bertindak Tegas

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Libatkan 10 Perguruan Tinggi, PMII Banda Aceh Gelar MAPABA Kolaborasi

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Anak Kamoro Mengabdi Untuk Mimika : Aliansi Pengusaha OAP Dorong Marselino Mameyao Jadi Kadinkes Definitif 

Berita Terbaru