ACEH SINGKIL agaranews.com– Komandan Kodim (Dandim) 0109/Aceh Singkil, Letkol Kav. M. Aminuddin, mengajak para santri untuk bergabung dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai wujud pengabdian kepada bangsa dan negara.
Ajakan ini disampaikan Aminuddin saat bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Pondok Pesantren Darul Falah Az-Zamzamiyah, Desa Gunung Lahan, Kecamatan Gunung Meriah, Kamis (22/10/2026). Upacara tersebut diikuti oleh ratusan santri dari berbagai pondok pesantren di Aceh Singkil.
Dalam kesempatan tersebut, Aminuddin mendorong para santri yang berminat menjadi prajurit TNI untuk mempersiapkan diri sejak dini. Ia menjelaskan, santri berusia 18 hingga 26 tahun dapat berkoordinasi langsung dengan Bintara Pembina Desa (Babinsa) di wilayah masing-masing untuk mendapatkan informasi dan persyaratan lebih lanjut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai bentuk dukungan konkret, Dandim membuka peluang pembinaan fisik bagi para santri yang berminat mengikuti seleksi TNI. Pembinaan akan dilaksanakan di Kodim 0109/Aceh Singkil selama dua bulan ke depan, yang meliputi latihan push-up, sit-up, dan peningkatan ketahanan fisik lainnya. Aminuddin juga menegaskan bahwa santri yatim piatu akan mendapatkan prioritas dalam program pembinaan ini.
Membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia, Aminuddin menekankan bahwa latar belakang pendidikan pesantren bukanlah penghalang bagi generasi muda untuk meraih cita-cita tinggi dan menduduki posisi strategis.
”Santri bisa menjadi Dandim, saya sendiri santri sejak SD. Santri juga bisa menjadi ketua DPR. Tidak menutup kemungkinan, 20 tahun ke depan, anak-anak inilah yang akan menggantikan kami,” ujar Aminuddin.
Melalui momentum Hari Santri ini, ia berharap para santri semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi diri, baik melalui jalur pendidikan formal, kewirausahaan, maupun pengabdian sebagai prajurit TNI. Redaksi.






















