ACEH SINGKIL agaranews.com – Pemerintah Desa Kilangan, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun 2027, Jumat (30/10/2026). Kegiatan ini digelar di tengah keterbatasan anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) untuk merumuskan skala prioritas pembangunan.
Dalam musyawarah yang dihadiri oleh Ketua BPKam Nazri, perwakilan Kecamatan Singkil Zulkifli, Babinsa Eko Sanjaya, Imuem Mukim Pasar Singkil Jasmin Sijabat, dan Pendamping Lokal Desa (PLD) Rusli, disepakati tujuh usulan prioritas pembangunan. Usulan tersebut meliputi pemasangan lampu jalan, penimbunan jalan berlubang, penambahan staf kantor BPKam, pengadaan perabot Posyandu dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT), normalisasi parit Dusun IV, pembersihan lahan masyarakat, serta rehabilitasi lapangan bola voli.
Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Desa Kilangan menyampaikan permohonan maaf atas tidak hadirnya Direktur Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) akibat kelalaian dalam pengiriman undangan. Ia memastikan bahwa pembahasan khusus mengenai BUMDes akan dijadwalkan pada musyawarah tersendiri di lain waktu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hadir dalam kegiatan tersebut, Babinsa Desa Kilangan, Eko Sanjaya, mengingatkan pentingnya menghidupkan kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat. Ia menekankan bahwa pembangunan desa tidak dapat semata-mata bergantung pada program pemerintah, melainkan membutuhkan partisipasi aktif warga dalam menjaga lingkungan.
”Masyarakat tidak hanya berfokus pada usulan pembangunan jalan melalui program pemerintah, tetapi juga harus mengutamakan pembenahan lingkungan desa secara bersama-sama,” ujar Babinsa Eko Sanjaya.
Musrenbangdes Desa Kilangan berlangsung aman dan tertib. Forum ini diharapkan menjadi wadah strategis untuk menentukan prioritas kebutuhan masyarakat di tengah keterbatasan anggaran, sekaligus mendorong pembangunan desa yang lebih terarah, transparan, dan partisipatif. Redaksi.






















