Kutacane, Agara News.Com, Kondisi yang masih menyelimuti duka dan nestapa akibat bencana alam yang terjadi di Sumatra Termasuk Aceh Tenggara yang menyisakan kesedihan mendalam, ditambah lagi penderitaan sulitnya mendapatkan BBM.
Samri (46)salah satu warga Agara menuturkan kepada, Media Agara, News.Com, Selasa( 2/12/2025) selama pasca bencana alam yang melanda di Aceh Tenggara, kesulitan mendapatkan BBM amat sangat, meskipun pasokan minyak telah datang setiap hari di SPBU yang ada di Aceh Tenggara, tapi BBM masih sulit ditemukan.
,” BBM ada di setiap SPBU tapi ngantrinya mengular sampai tujuh kilometer bahkan sampai ber jam- jam itupun sebahagian warga tidak sempat mendapatkannya karena keburu habis ,” ujar Samri
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tapi anehnya kata Samri, BBM beredar banyak di tingkat pengecer dengan harga jual mencapai 25 sampai 30 ribu kepada konsumen, meskipun dengan harga yang menggila namun warga butuh dan membelinya juga. ucapnya
Dengan kondisi bencana seperti ini, kami berharap kepada Pihak terkait agar bisa sesegera mungkin untuk mengatasi kelangkaan BBM agar masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan BBM, karena dikhawatirkan berdampak pada kenaikan bahan sembako lainnya, ujar Samri.
,” aneh bin ajaibnya dari mana para pengecer mendapatkan BBM tersebut hal ini perlu di tindak lanjuti pihak terkait,” kata Samri.
Disisi lain, Bupati Aceh Tenggara sudah mengeluarkan surat edaran dengan nomor: 400.14.1/44/2025, tentang larangan menaikkan harga barang secara tidak wajar, serta menahan stok barang dalam menghadapi situasi Bencana banjir dan longsor di Aceh Tenggara.( Sopian Selian)


































