Kutacane. Agaranews. Com // Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara terus memperkuat respon penanganan bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah. Pada Rabu (3/12), Bupati Aceh Tenggara, H.M. Salim Fakhry, SE, MM, kembali turun langsung menyalurkan bantuan logistik ke dua titik pengungsian di Desa Lawe Penanggalan dan Desa Jambur Lak-lak, Kecamatan Ketambe.
Bantuan yang dibawa ke lokasi merupakan kiriman dari Kementerian Sosial RI dan dikelola oleh Dinas Sosial Aceh Tenggara. Adapun jenis bantuan yang disalurkan meliputi 80 kotak makanan siap saji, 100 kotak makanan anak, 20 selimut, serta 11 unit tenda darurat yang diperuntukkan bagi warga terdampak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan itu, Bupati Salim Fakhry menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan logistik bagi seluruh pengungsi tetap aman dan terdistribusi secara merata.
“Kami akan memastikan bahwa masyarakat tidak akan kekurangan ketersediaan makanan, terutama di posko-posko pengungsian. Semua bantuan yang masuk akan langsung kita salurkan sesuai kebutuhan di lapangan,” ujarnya.

Sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam memberikan perlindungan dan layanan dasar, hingga hari ini telah berdiri 35 posko pengungsian lengkap dengan dapur umum mandiri, unit layanan kesehatan, serta ruang khusus untuk kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Petugas gabungan juga terus bersiaga untuk memastikan kondisi pengungsi tetap aman dan terkendali.
Kehadiran pemerintah kabupaten dalam penyaluran logistik ini menandai upaya berkelanjutan dalam mempercepat pemulihan pasca bencana. Selain bupati, turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Aceh Tenggara, Ketua DPRK Aceh Tenggara, Staf Ahli Bupati, sejumlah Kepala OPD, serta para Camat di wilayah terdampak.
Pemerintah berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban para pengungsi dan memastikan kebutuhan mendesak masyarakat dapat terpenuhi sampai situasi kembali normal.( Ady Gegoyong)


































