ACEH SINGKIL agaranews.com– Komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil dalam mendukung pendidikan generasi muda kembali dibuktikan melalui dua langkah strategis: pembenahan fasilitas asrama mahasiswa di Banda Aceh dan usulan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di daerah.
Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, S.H., bersama Asisten I Setdakab, Junaidi, meninjau langsung kondisi Asrama Pelajar Putra Aceh Singkil di kawasan Belower, Banda Aceh, pada Kamis (17/9/2026). Bupati menegaskan bahwa asrama bukan sekadar tempat tinggal, melainkan bagian vital dari ekosistem pendidikan yang harus nyaman bagi para pelajar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tempat tinggal anak-anak kita saat menimba ilmu harus nyaman. Ini merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah untuk memberikan dukungan terbaik,” ujar Safriadi.
Menindaklanjuti hasil tinjauan tersebut, Pemkab Aceh Singkil telah menyiapkan anggaran khusus untuk rehabilitasi asrama pada Tahun Anggaran 2027. Langkah ini bertujuan menghadirkan hunian yang lebih layak bagi putra-putri daerah yang sedang menempuh pendidikan di ibu kota provinsi.
Respons Positif untuk Sekolah Nasional Terintegrasi
Selain fokus pada mahasiswa di luar daerah, Bupati Safriadi juga memperkuat infrastruktur pendidikan di dalam negeri. Pada 9 September 2026, ia melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal PAUD dan Dikdasmen Kemendikbud, Gogot Suharwoto, di Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, usulan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Aceh Singkil mendapat respons positif. Sebagai tindak lanjut, Pemkab diminta segera mematangkan lokasi lahan yang berada di kawasan Makodim 0109/Aceh Singkil.
“Alhamdulillah, kami mendapat sambutan baik. Pembangunan SNT untuk Aceh Singkil akan kami tindaklanjuti sebagai upaya memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan,” kata Bupati.
Melalui kombinasi pembenahan fasilitas asrama dan pengembangan sekolah terintegrasi, Pemkab Aceh Singkil berharap dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang holistik, sehingga generasi muda dapat tumbuh, berprestasi, dan kelak berkontribusi bagi kemajuan “Negeri Batuah”. (Redaksi)

















