Kutacane — agaranews.com// Komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara dalam merespons persoalan masyarakat kembali dibuktikan melalui langkah cepat dan konkret. Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry, SE, MM, turun langsung ke lokasi permasalahan untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus memastikan penanganan segera dilakukan. Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi jajaran Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) terkait.
Kunjungan lapangan ini dilakukan sebagai respons atas aspirasi warga yang mengharapkan perhatian serius dari pemerintah daerah. Kehadiran langsung Bupati di tengah masyarakat menjadi sinyal kuat bahwa setiap keluhan warga tidak diabaikan, melainkan dijawab dengan tindakan nyata.
Di lokasi, Bupati Salim Fakhry meninjau sejumlah titik krusial yang menjadi perhatian utama. Ia juga berdialog langsung dengan warga untuk mendengarkan masukan serta memastikan kebutuhan masyarakat benar-benar dipahami oleh pemerintah. Pada hari yang sama, alat berat langsung dikerahkan untuk mempercepat proses penanganan, sehingga pekerjaan di lapangan dapat segera berjalan tanpa penundaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah hadir bukan hanya sebagai pengambil kebijakan, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang wajib turun langsung saat rakyat membutuhkan. Ia meminta seluruh SKPK yang terlibat agar bekerja secara maksimal, terkoordinasi, dan mengutamakan keselamatan serta kepentingan masyarakat.
“Kita ingin setiap persoalan di masyarakat ditangani dengan cepat dan tepat. Pemerintah harus hadir di lapangan, melihat langsung kondisi yang ada, dan memastikan solusi benar-benar berjalan,” tegas Bupati di sela-sela peninjauan.

Respons cepat tersebut disambut positif oleh masyarakat setempat. Warga mengaku lega dan bersyukur karena aspirasi yang mereka sampaikan mendapat perhatian langsung dari pimpinan daerah. Kehadiran Bupati beserta jajaran dinilai memberi harapan baru agar permasalahan yang terjadi segera teratasi.
Salah seorang warga Ketambe, Arwin Ketambe, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah daerah. Ia mengakui bahwa sebelumnya masyarakat sempat menyuarakan aspirasi melalui orasi sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi yang mereka alami.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada Bapak Bupati dan Ibu Bupati Aceh Tenggara yang telah menanggapi aspirasi kami dan langsung turun ke lokasi. Sore ini alat berat sudah bekerja. Kami mohon maaf jika sebelumnya masyarakat sempat melakukan orasi. Semoga Bapak Bupati dan keluarga selalu diberikan kesehatan,” ujarnya.

Langkah cepat yang diambil Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi di lokasi serta mengembalikan aktivitas masyarakat agar kembali berjalan normal. Pemerintah daerah juga menegaskan akan terus melakukan pemantauan hingga pekerjaan di lapangan benar-benar rampung.
Dengan turun langsung ke lokasi, Bupati Aceh Tenggara kembali menunjukkan kepemimpinan yang responsif dan berpihak kepada masyarakat. Kehadiran pemerintah di tengah warga bukan sekadar simbol, melainkan wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab dalam membangun Aceh Tenggara yang lebih baik. Ady Gegoyong


































