Sttu Jehe, Agara News.com // Pembangunan jalan Desa sangat di butuhkan masyarakat, karna dapat mendongkrak kehidupan masyarakat baik secara Finansial mau pun secara sosial.
Terkait dengan itu, pembangunan jalan Dusun Sibancer-Genting, kecamatan sttu Jehe, kabupaten Pakpak Bharat, Provinsi Sumatera Utara Indonesia, yang di kerjakan oleh CV. PUTRA SUMATERA BARU, sumber Dana: DANA BAGI HASIL SAWIT, T. A 2025, dengan Nomor kontrak: 15.01/KONTRAK/PPK/REK.JLN/DBH.25/PUTRHUB/PBB/X/2025, sumber dana: DANA BAGI HASIL SAWIT T.A 2025, nilai kontrak: Rp 1.187.088.000.00 ( satu miliar, seratus delapan puluh tujuh juta, delapan puluh delapan ribu ) Rupiah. Pekerjaan rehab jalan ini menurut pantauan awak media dari tempat proyek sedang di kerjakan di duga tidak sesuai dengan Spesifikasi atau Rencana Anggaran Belanja ( RAB ).
Kemudian, ada pun temuan yang di dapat dari hasil pekerjaan tersebut adalah jalan yang di hotmix bergelombung, retak-retak, terkelupas, dan tidak menyatu dengan pondasi jalan, sehingga kuat dugaan dikerjakan asal jadi demi meraup keuntungan besar oleh pemborong bersama kroninya.
Selanjutnya, terkait pekerjaan itu awak media ini meminta tanggapan dari ketua DPRD Kabupaten Pakpak Bharat Elson Angkat, SS., Beliau mengatakan,” Setiap pembangunan harus di kerjakan sesuai dengan Spesifikasi, dan masyarakat bersama Media harus mengawasi pembangunan itu, supaya bila ada oknum-oknum yang berniat untuk melakukan kecurangan agar dapat di hindari dengan seminimal mungkin, karna uang itu bersumber dari masyarakat melalui pajak yang kita bayar ke negara, ucap Elson Angkat dengan tegas!
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bersamaan waktu, awak media ini meminta tanggapan dari salah satu warga pengguna jalan itu dari Dusun Genting bermarga Maharaja mengatakan,” Kami warga Dusun Genting Desa Tanjung meriah, kecamatan Sttu jehe sangat kecewa dengan hasil pembangunan penghotmixkan yang di kerjakan oleh CV. PUTRA SUMATRA BARU ini, coba kita lihat, baru di kerjakan hitungan hari sudah rusak, sepertinya pekerjaan ini asal-asalan, jadi kami warga Dusun Genting tidak terima, dan kepada Dinas PUPR Pakpak Bharat supaya bertanggung jawab atas kinerja CV. PUTRA SUMATRA BARU ini, ucapannya penuh kecewa sambil menunjuk ke hotmix yang sudah retak itu. Sambungnya lagi, bila pekerjaan penghotmixkan ini tidak di ulang kembali, kami akan melaporkan kepada APH, karna kami menganggap pekerjaan ini kuat dugaan berbau korupsi, karna hasil pekerjaan amburadul dan Plang Proyek tidak mencantumkan Volume pekerjaan proyek, ujarnya dengan kesal! ( JB / Kabiro Agara News.com Pakpak Bharat )
—-241225—-

































