Bencana di Aceh : Ujian Kepemimpinan Publik yang Belum Terjawab

LIA HAMBALI

- Redaksi

Jumat, 16 Januari 2026 - 23:34 WIB

50107 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Aceh, AgaraNews.com // Aceh, wilayah yang rawan bencana alam, kembali diuji dengan terjadinya bencana yang menimbulkan kerusakan dan korban jiwa. Bencana ini tidak hanya menguji kekuatan masyarakat Aceh, tetapi juga kepemimpinan publik pemerintah daerah.

Kondisi geografis dan perubahan iklim membuat Aceh berada dalam posisi rawan, sehingga bencana seharusnya tidak lagi dipandang sebagai kejadian insidental, melainkan sebagai persoalan struktural yang menuntut kesiapsiagaan serius dari pemerintah dan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam setiap bencana, perhatian publik tidak hanya tertuju pada besarnya kerusakan, tetapi juga pada kecepatan dan keseriusan respons pemerintah daerah. Penanganan bencana sering kali dinilai lambat, kurang terkoordinasi, dan minim empati terhadap korban. Hal ini menunjukkan bahwa manajemen kebencanaan belum sepenuhnya menjadi prioritas utama dalam tata kelola pemerintahan, padahal keselamatan warga adalah tanggung jawab paling mendasar negara.

Di sisi lain, masyarakat Aceh sebenarnya memiliki modal sosial yang kuat. Solidaritas, gotong royong, dan kepedulian antar warga selalu muncul saat bencana terjadi. Sayangnya, kekuatan ini kerap tidak didukung oleh sistem mitigasi yang matang, seperti peringatan dini, edukasi kebencanaan, dan infrastruktur yang tangguh. Akibatnya, bencana yang seharusnya bisa diminimalkan justru berulang dengan dampak yang hampir sama.

Bencana di Aceh seharusnya menjadi momentum evaluasi bersama. Pemerintah perlu memperkuat kebijakan mitigasi dan transparansi penanganan bencana, sementara media dan masyarakat sipil berperan mengawasi serta mengedukasi publik. Tanpa pembenahan serius, bencana akan terus menjadi tragedi berulang, bukan pelajaran berharga untuk membangun Aceh yang lebih aman dan berdaya tahan.

Apa yang perlu dilakukan?

– Perkuat kebijakan mitigasi dan transparansi penanganan bencana
– Tingkatkan edukasi kebencanaan dan infrastruktur yang tangguh
– Dukung sistem peringatan dini yang efektif
– Tingkatkan koordinasi antara pemerintah dan masyarakat

Dengan kerja sama dan komitmen yang kuat, Aceh dapat menjadi lebih aman dan berdaya tahan terhadap bencana.        ( Lia Hambali)

Sumber : Hazrul Mahasiawa KPI USM Banda Aceh.

Berita Terkait

Wali Kota Munjirin Resmikan Bank Sampah Induk “Makasar Ceria”, Dorong Pengelolaan dari Sumber
Tragedi di Balik Aroma Kopi : Jeritan Hati “Starling” Kuningan dalam Cengkeraman Pungli dan Kekerasan Satpol-PP Jakarta
Tingkatkan PAD dan Kelancaran Lalu Lintas, Pemerintah Kabupaten Karo Optimalkan Gate Parkir Otomatis di Open Stage Berastagi
Kunjungan Kerja Wakil Walikota Palangkaraya Pererat Silaturahmi dan Promosi Wisata Tanah Karo
15 Meninggal, 88 Luka-Luka. Pejabat Cuma Bilang Evaluasi
Suhendra Saputra : Dari Zona Jalanan 98 ke Zona Integritas Kekuasaan 
Subagyo dan Relawan Gelar Bakti Sosial Kesehatan Gratis bagi Warga Sidokerto 
GRIB Jaya Sidoarjo Pasang Badan, Kecam Dugaan Kriminalisasi ART Atas Tuduhan Pencurian Tanpa Bukti

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 07:41 WIB

Wali Kota Munjirin Resmikan Bank Sampah Induk “Makasar Ceria”, Dorong Pengelolaan dari Sumber

Rabu, 29 April 2026 - 07:30 WIB

Tragedi di Balik Aroma Kopi : Jeritan Hati “Starling” Kuningan dalam Cengkeraman Pungli dan Kekerasan Satpol-PP Jakarta

Rabu, 29 April 2026 - 02:14 WIB

Tingkatkan PAD dan Kelancaran Lalu Lintas, Pemerintah Kabupaten Karo Optimalkan Gate Parkir Otomatis di Open Stage Berastagi

Rabu, 29 April 2026 - 02:08 WIB

Kunjungan Kerja Wakil Walikota Palangkaraya Pererat Silaturahmi dan Promosi Wisata Tanah Karo

Selasa, 28 April 2026 - 23:56 WIB

15 Meninggal, 88 Luka-Luka. Pejabat Cuma Bilang Evaluasi

Selasa, 28 April 2026 - 23:39 WIB

Subagyo dan Relawan Gelar Bakti Sosial Kesehatan Gratis bagi Warga Sidokerto 

Selasa, 28 April 2026 - 23:37 WIB

GRIB Jaya Sidoarjo Pasang Badan, Kecam Dugaan Kriminalisasi ART Atas Tuduhan Pencurian Tanpa Bukti

Selasa, 28 April 2026 - 23:30 WIB

Tak Beri Ruang Narkoba! Kapolsek Dolok Batu Nanggar AKP Gunawan Sembiring Pimpin Pengungkapan Sabu, Satu Tersangka Diringkus 21 Bungkus Klip Diamankan

Berita Terbaru

HEADLINE

15 Meninggal, 88 Luka-Luka. Pejabat Cuma Bilang Evaluasi

Selasa, 28 Apr 2026 - 23:56 WIB