MALANG,AgaraNews.com//Semangat kemandirian dan kreativitas perempuan Indonesia kembali ditunjukkan melalui gelaran Persit Bisa 2 yang dijadwalkan berlangsung pada 7–9 Mei 2026 di Jakarta. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa anggota Persit Kartika Chandra Kirana tidak hanya berperan sebagai pendamping prajurit, tetapi juga motor penggerak ekonomi keluarga.
Melanjutkan kesuksesan edisi perdana, ajang ini hadir sebagai wadah strategis untuk menampilkan karya terbaik anggota Persit dari seluruh Indonesia, khususnya di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), seni budaya, serta inovasi kreatif lainnya. Persit Bisa 2 bukan sekadar pameran, melainkan langkah konkret dalam memperluas daya saing produk lokal di tingkat nasional hingga global.
Beragam produk unggulan akan ditampilkan, mulai dari wastra seperti batik lukis, bordir, dan ecoprint, hingga produk fashion serta kerajinan tangan. Ajang ini juga akan dimeriahkan dengan fashion show profesional dan pentas seni budaya daerah sebagai upaya melestarikan kearifan lokal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sorotan Produk Unggulan PD V/Brawijaya
Partisipasi Persit Kartika Chandra Kirana PD V/Brawijaya menjadi salah satu daya tarik utama. Untuk kedua kalinya, mereka hadir membawa produk inovatif yang memadukan nilai tradisional dengan sentuhan modern, di antaranya:
-
Ny. Wisnu (Korem 084): Menghadirkan batik lukis bernilai seni tinggi dengan sentuhan eksklusif karya handmade.
-
Ny. Ika Donatus (Korem 082): Mengembangkan produk ecoprint ramah lingkungan dengan motif alami unik yang telah menembus pasar internasional.
-
Ny. Heni (Denzibang 1/V): Menampilkan daster Malangan yang mengangkat identitas lokal dengan desain elegan namun nyaman.
-
Ny. Rendi: Menawarkan produk tas berkualitas dengan harga kompetitif yang diminati berbagai kalangan.
-
Ny. Mita (Ketua Persit Cabang X Rindam PD V/Brawijaya): Memperkenalkan tas berbasis wastra yang memadukan kearifan lokal dengan desain modern.
Gerakan Perempuan Tangguh
Kehadiran para anggota Persit ini membuktikan bahwa kreativitas dari lingkungan keluarga prajurit mampu berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang kompetitif. Persit Bisa 2 diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi kreatif berbasis keluarga besar TNI AD yang adaptif dan inovatif.
Masyarakat diajak untuk hadir memeriahkan kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap produk lokal dan kemandirian ekonomi perempuan Indonesia. Persit Bisa 2 bukan sekadar acara, melainkan gerakan perempuan tangguh yang terus berkarya dan menginspirasi negeri.(Lia Hambali)


































