Aceh Tenggara – agaranews.com// Wakil Bupati Aceh Tenggara, dr. Heri Al Hilal, secara resmi membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Kabupaten (RKPK) Tahun 2027. Kegiatan strategis tahunan ini digelar di Oproom Setdakab, Selasa (14/4/2026), dengan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA), jajaran pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan.
Dalam sambutannya, Wabup dr. Heri Al Hilal menegaskan bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) bukan sekadar agenda formal, melainkan ruang penting untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah.
“Musrenbang ini menjadi momentum bagi kita semua untuk merumuskan prioritas pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Kita ingin setiap program yang dirancang mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan rakyat,” ujar Heri Al Hilal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menyusun RKPK 2027 agar program yang dihasilkan tidak hanya terarah, tetapi juga realistis dan berkelanjutan. Menurutnya, tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Aceh Tenggara Yusrizal, ST., MT., Ketua TP-PKK Nurjannah Fakhry, SE., Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Muhammad Ridha, SST., serta Kepala Kantor Kementerian Agama Nasrudin, S.Ag., M.Pd.I. Selain itu, para pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara juga ambil bagian dalam forum tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Sekda Yusrizal menyampaikan bahwa penyusunan RKPK harus berbasis data yang akurat dan terukur. Ia menilai peran Badan Pusat Statistik sangat vital dalam menyediakan data sebagai landasan pengambilan kebijakan.
Sementara itu, Kepala BPS Muhammad Ridha menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemerintah daerah melalui penyediaan data statistik yang valid dan terpercaya. “Perencanaan yang baik harus dimulai dari data yang kuat. Kami siap bersinergi dalam mendukung pembangunan Aceh Tenggara,” katanya.
Kegiatan Musrenbang ini juga menjadi wadah diskusi terbuka, di mana berbagai usulan prioritas pembangunan disampaikan, mulai dari sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dengan terselenggaranya Musrenbang RKPK 2027 ini, diharapkan arah pembangunan Aceh Tenggara ke depan semakin terarah, partisipatif, dan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat di tengah dinamika pembangunan yang terus berkembang. Ady


































