Kepahiang, AgaraNews. Com // Desa Sumber Sari, Kecamatan Kaba Wetan, Kabupaten Kepahiang, baru-baru ini menggelar musyawarah kerja untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun anggaran 2026. Musyawarah ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Camat Kaba Wetan, Yunanto Budi Nugroho, yang didampingi oleh tim ahli dari Kabupaten Kepahiang, Indra Jaya Kasih PMD Kecamatan, serta pihak TNI dan Polri.
Musyawarah ini membahas berbagai bidang, termasuk penyelenggaraan pemerintahan desa, pembangunan desa, pembinaan masyarakat desa, pemberdayaan masyarakat desa, dan penanggulangan bencana. Hasil musyawarah ini menghasilkan beberapa poin penting, seperti pembangunan jalan beton di beberapa dusun, penyediaan sarana air bersih, dan pemeliharaan jalan.
Pembangunan desa menjadi salah satu fokus utama dalam musyawarah ini. Beberapa kegiatan yang direncanakan antara lain:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
– Pembangunan jalan beton di Dusun 1, 2, dan 3
– Pembuatan badan jalan di Dusun 4
– Penyediaan sarana air bersih
– Pemeliharaan jalan dan lampu jalan
– Rehab balai desa
Pemberdayaan masyarakat desa juga menjadi prioritas dalam musyawarah ini. Beberapa kegiatan yang direncanakan antara lain :
– Usaha pertanian dan peternakan
– Penguatan kapasitas aparatur desa
– Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dan keluarga
– Koperasi mikro kecil dan menengah
– Sosialisasi perbankan untuk pelaku usaha dalam penanaman modal
Musyawarah kerja ini merupakan langkah penting dalam menyusun rencana kerja pemerintah desa yang efektif dan efisien. Dengan adanya musyawarah ini, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan mencapai tujuan pembangunan desa yang berkelanjutan.
Kepala Desa Sumber Sari, Sumino, melalui Sekretaris Desa, Rapsanto, mengapresiasi acara RKPDes ini dan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat desa yang berperan aktif dalam setiap kegiatan yang ada di desa. Beliau berharap semua kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat desa.
Musyawarah ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat desa, termasuk ibu-ibu PKK, pemuda Karang Taruma, dan mahasiswa KKN dari Universitas IAIN Rejang Lebong. Partisipasi aktif dari masyarakat desa sangat penting dalam menyukseskan pembangunan desa. ( Dank Amrel)


































