Kutacane,agranews.com
Dalam rangka memperingati satu tahun berdirinya Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) di Kabupaten Aceh Tenggara, sejumlah tokoh penting dan unsur Forkopimda turut menghadiri perayaan Dies Natalis Ke-1 yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Gereja Katolik Lawe Deski, Kecamatan Babul Makmur, Minggu (27/07/2025).
Dalam peringatan yang mengangkat tema “Pulihkanlah Bangsa Kami” (Mazmur 80) serta subtema “Kepemimpinan Pemuda Kristen yang Transformatif dan Inovatif”, hadir mewakili Komandan Kodim 0108/Aceh Tenggara Letkol Czi Arya Mursyantoro, yaitu Ws. Danramil 0108-05/Lawe Alas, Letda Cba Samuel Damanik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara yang dikemas dalam suasana dialogis ini turut menghadirkan sesi Diskusi Kebangsaan yang melibatkan berbagai narasumber dari unsur TNI, Polri, Kejaksaan, dan organisasi kepemudaan. Dalam sambutannya, perwakilan Kodim 0108/Agara menyampaikan pentingnya pemuda memahami secara mendalam posisi dan perannya dalam menjaga stabilitas daerah, khususnya menghadapi tantangan ideologi seperti radikalisme dan disintegrasi bangsa.
“Pemuda harus mampu menjadi pelopor dalam membangun jejaring lintas organisasi, memahami potensi lingkungan sosialnya, dan tetap aktif menjaga komunikasi yang baik antar elemen masyarakat. Langkah ini penting untuk memperkuat rasa persaudaraan dan menutup celah masuknya pengaruh negatif yang dapat merusak keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Letda Cba Samuel Damanik.
Ia juga menekankan perlunya edukasi berkelanjutan mengenai bahaya radikalisme serta strategi merawat semangat kebangsaan, toleransi, dan harmoni di tengah masyarakat multikultural seperti di Aceh Tenggara. Dialog yang konstruktif dan partisipatif antar pemuda dinilai sebagai kunci membangun daerah yang aman, sejahtera, dan inklusif.
Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain:
Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., M.I.K.
Perwakilan Kejari Aceh Tenggara, Hendriansya dari Staf TU
Ketua GAMKI Aceh Tenggara bersama jajaran pengurus
Tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para pemuda lintas organisasi.
Acara berlangsung dengan lancar dan penuh kekhidmatan, ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjaga sinergi antar pemuda, aparat, dan masyarakat dalam merawat keberagaman dan semangat nasionalisme di Bumi Sepakat Segenep.
(Ady)

































