Kutacane,agaranews.com
Dalam upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan di tingkat desa, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Aceh Tenggara menggelar kegiatan konsolidasi bersama seluruh kepala desa dan penjabat (Pj) kepala desa se-Kecamatan Bukit Tusam. Acara tersebut berlangsung di aula kantor Camat Bukit Tusam, Selasa (5/8).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat koordinasi dan memperkuat komitmen bersama untuk membangun desa secara berkelanjutan. Ketua DPC APDESI Aceh Tenggara, Muslim, dalam sambutannya menekankan pentingnya semangat gotong royong sebagai pilar utama pembangunan desa.
> “Pembangunan desa tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Diperlukan kekompakan, kebersamaan, dan semangat gotong royong. Hanya dengan itulah kita bisa menghadirkan perubahan yang nyata di tengah masyarakat,” ujar Muslim dengan penuh semangat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga mengajak seluruh kepala desa agar aktif menjalin kemitraan strategis dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan insan pers. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pembangunan desa.
> “Sebagaimana arahan Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhri, SE, MM saat pertemuan beberapa waktu lalu di ofroom Sekretariat Daerah, kemitraan dengan LSM dan media harus diperkuat sebagai bentuk keterbukaan publik,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris DPC APDESI, Supardi, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa Kecamatan Bukit Tusam merupakan wilayah ke-10 yang telah dijangkau dalam rangkaian roadshow sosialisasi visi pembangunan desa yang dijalankan oleh DPC APDESI Aceh Tenggara.
> “Kami terus bergerak dari satu kecamatan ke kecamatan lainnya. Tujuannya satu: memastikan bahwa para kepala desa memahami arah kebijakan pembangunan desa sesuai amanat Undang-Undang Desa serta regulasi dari Kementerian Desa dan Kementerian Keuangan,” terang Supardi.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi dialog interaktif. Dalam sesi ini, para kepala desa diberikan ruang untuk menyampaikan masukan, keluhan, dan aspirasi terkait kondisi riil yang mereka hadapi di lapangan. DPC APDESI terlihat responsif dan terbuka dalam menanggapi setiap pertanyaan, yang menunjukkan adanya komitmen kuat untuk mendengarkan dan mengakomodasi kebutuhan desa secara langsung.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah konkret untuk menyelaraskan visi, memperkuat koordinasi, serta membangun komitmen bersama dalam mewujudkan desa yang mandiri, transparan, dan berdaya saing.
(Ady)
































