Fakta Baru Ekshumasi, Polres Aceh Timur Telusuri Misteri Kematian Bayi di Sungai Arakundo.*

HIDAYAT DESKY

- Redaksi

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:49 WIB

50296 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur. Agaranews.com Lima hari setelah jasad seorang bayi perempuan ditemukan mengapung di aliran Sungai Arakundo, Kecamatan Simpang Ulim, penyidik Satreskrim Polres Aceh Timur, Polda Aceh membuka kembali makam bayi tersebut.

Langkah yang dikenal sebagai ekshumasi itu menjadi upaya penting untuk menyingkap fakta-fakta yang belum terjawab dalam penyelidikan, termasuk memastikan penyebab kematian korban melalui pemeriksaan medis forensik.
Penggalian kembali makam dilakukan pada Jumat (17/07/2026) pagi.

Penyidik Satreskrim Polres Aceh Timur menggandeng dokter forensik RSUD Langsa yang dipimpin oleh Dr.,dr. Netty Herawati, M.Ked (For).,Sp.FM.,M.H. untuk melakukan pemeriksaan terhadap jenazah bayi yang sebelumnya telah dimakamkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Novrizaldi, S.H., mengatakan, ekshumasi merupakan bagian dari proses penyidikan guna memperoleh alat bukti ilmiah (scientific crime investigation) yang dibutuhkan untuk mengungkap penyebab kematian bayi tersebut.

“Ekshumasi dilakukan untuk kepentingan penyidikan, khususnya memperoleh keterangan medis forensik yang dapat menjadi dasar dalam mengungkap secara utuh peristiwa ini, termasuk memastikan penyebab kematian korban,” kata AKP Novrizaldi.

Hasil dari ekshumasi oleh Tim Forensik RSUD Langsa diketahui terdapat tanda tanda kekerasan pada tubuh bayi diantaranya pada bagian lengan kanan dan di bagian kedua paha kedua korban. Disamping itu dr. Netty selaku ketua Tim Forensik menyebutkan kematian bayi (korban) disebabkan unsur kesengajaan.

“Ada unsur kesengajaan meninggalnya korban. Sedangkan untuk proses persalinan bayi normal pada usia 9 bulan dan diperkirakan bayi tersebut meninggal sekitar empat atau lima hari sebelum ditemukan,” ujar dr. Netty.

Selanjutnya Tim Forensik megambil sampel rambut dan tulang paha sebelah kanan korban guna dilakukan uji forensik.

Sebelumnya, warga menemukan sesosok jenazah bayi perempuan mengapung di Sungai Arakundo, tepatnya di Dusun Blang Raya, Desa Kuala Teupin Breuh, Kecamatan Simpang Ulim, pada Minggu, (12/07/2026).

Hingga kini, penyidik masih terus mengumpulkan keterangan serta menunggu hasil forensik.

Berita Terkait

Yahdi Hasan Hadiri Yasinan di SMA Negeri 1 Kutacane, Doakan 21 Tahun Perdamaian Aceh dan 81 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia
Kepala SMA Negeri 1 Lawe Sigala Gala Mengucapkan Selamat HUT ke-81
Polsek Kutabuluh Hadiri Peletakan Karangan Bunga di Tugu Perjuangan Sambut HUT RI ke-81
Forkopimda Karo Kukuhkan Paskibraka Kabupaten Karo, Kapolres : Jalankan Tugas dengan Disiplin dan Tanggung Jawab
Kaukus Nusantara: Jangan Tunggu Aceh Bergejolak, Segera Bahas ALA–ABAS
Inspektur Polisi Rahmad Mulyadi Pimpin Gladi Bersih Pagi,Jelang Upacara HUT Kemerdekaan RI
Bupati Aceh Timur Mengingatkan Jaga Perdamaian,Karna Damai itu Indah,Di Peringatan Perdamaian Aceh
Pawai Merah Putih Semarakkan Sungai Mas, Ratusan Warga Tunjukkan Cinta Tanah Air

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:52 WIB

Yahdi Hasan Hadiri Yasinan di SMA Negeri 1 Kutacane, Doakan 21 Tahun Perdamaian Aceh dan 81 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Kepala SMA Negeri 1 Lawe Sigala Gala Mengucapkan Selamat HUT ke-81

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:17 WIB

Polsek Kutabuluh Hadiri Peletakan Karangan Bunga di Tugu Perjuangan Sambut HUT RI ke-81

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:15 WIB

Forkopimda Karo Kukuhkan Paskibraka Kabupaten Karo, Kapolres : Jalankan Tugas dengan Disiplin dan Tanggung Jawab

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Kaukus Nusantara: Jangan Tunggu Aceh Bergejolak, Segera Bahas ALA–ABAS

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Bupati Aceh Timur Mengingatkan Jaga Perdamaian,Karna Damai itu Indah,Di Peringatan Perdamaian Aceh

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Pawai Merah Putih Semarakkan Sungai Mas, Ratusan Warga Tunjukkan Cinta Tanah Air

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:02 WIB

Pasangan Selingkuh Memiliki Suami Istri di Aceh Tenggara, Berujung Masuk ke Polisi

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Kepala SMA Negeri 1 Lawe Sigala Gala Mengucapkan Selamat HUT ke-81

Minggu, 16 Agu 2026 - 09:00 WIB