Tasikmalaya, Agaranews – Menjelang arus mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah , Tahun 2026 Masehi, UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan V Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat melakukan pemeliharaan Rutin di jalan Letjen Mashudi Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat.

Pengerjaan pemeliharaan infrastruktur jalan yang dilaksanakan oleh pihak Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Jabar melalu UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan (WP) V dilakukan secara rutin yang salah satu diantaranya adalah sapu lobang jalan dengan metode Patching.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah ini dilakukan untuk memastikan jalur yang akan dilalui pemudik berada dalam kondisi aman dan layak sebelum puncak perjalanan mudik dimulai.
UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan (WP) V menargetkan seluruh pekerjaan perbaikan dapat diselesaikan sebelum masa mudik dimulai. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, diharapkan arus kendaraan selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih lancar serta meminimalkan potensi gangguan di perjalanan

Menurut salah satu pekerja, kegiatan tambal sulam jalan ini dilakukan karena konstruksi jalan perlu segera diperbaiki, apalagi sekarang kan menjelang lebaran. Arus mudik, jalan ini pasti terlewati.
Katanya belum lama ini.
Dirinya juga menuturkan, selain tambal sulam atau kerap disebut sapu lobang jalan kami juga mengerjakan pembersihan Drainase, babad rumput juga pengecatan kerb dan hal lainnya yang sifatnya pemeliharaan.
Sementara itu, Didi Kasubkor pemeliharaan Rutin membenarkan hal tersebut bahwa menjelang Arus mudik lebaran 1447 hijrah, kami tim Pemeliharaan Rutin UPTD V Provinsi Jawa Barat terus memberikan pelayanan yang prima.
“Jalan berlubang kami Patching, rumput meninggi kami babad, sampai dengan ada pohon menjuntai ke jalan yang mengganggu pengendara kami tebang” ujarnya.
ia melanjutkan, Tentu tujuannya ialah Pengendara dapat menikmati berkendara dengan nyaman, juga menghindari dan mengurangi angka kecelakaan.
Saipullah


































