Dugaan Oknum PNS Dinas KB Lingga Bayu Terlibat PETI dan Penampungan Emas Disorot

LIA HAMBALI

- Redaksi

Selasa, 15 September 2026 - 07:20 WIB

5042 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Madina, AgaraNews. Com //.Dugaan keterlibatan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali menjadi sorotan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara.

Seorang pegawai negeri sipil (PNS) yang disebut bertugas di Dinas Keluarga Berencana (KB) Kecamatan Lingga Bayu, berinisial KM, warga Batu Loting, diduga terlibat dalam aktivitas pertambangan emas tanpa izin di wilayah tersebut.

KM disebut-sebut bukan hanya sebagai pihak yang menyediakan lokasi, tetapi juga diduga memiliki alat berat yang digunakan untuk aktivitas pertambangan serta terlibat dalam pembelian atau penampungan emas yang diduga berasal dari aktivitas PETI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi tersebut disampaikan seorang warga Lingga Bayu yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan karena alasan keamanan.

«“Dia itu pegawai Dinas KB, PNS, tapi juga pemain PETI. Alat berat dan mesin ada di sana. Dia juga saya dengar membeli emas hasil tambang dari warga,” ungkap sumber tersebut.»

Namun, informasi mengenai dugaan kepemilikan alat berat, keterlibatan dalam aktivitas PETI, maupun dugaan penampungan emas tersebut masih memerlukan verifikasi dan pembuktian dari aparat penegak hukum serta instansi berwenang.

Praktisi Hukum: Jika Terbukti, Harus Diproses

Praktisi hukum Hasbi Hasibuan saat dikonfirmasi media menilai dugaan keterlibatan ASN dalam aktivitas pertambangan tanpa izin harus ditindaklanjuti secara serius apabila ditemukan bukti yang cukup.

Menurutnya, aktivitas pertambangan tanpa izin dapat menimbulkan konsekuensi pidana berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pertambangan. Sementara bagi ASN, apabila terbukti melakukan pelanggaran, juga dapat dikenakan sanksi kepegawaian sesuai ketentuan disiplin ASN.

“Kalau benar terbukti terlibat dalam aktivitas PETI, tentu harus diproses sesuai hukum yang berlaku. Status sebagai ASN tidak boleh menjadi penghalang untuk penegakan hukum,” ujarnya.

Hasbi juga mendorong agar apabila dugaan tersebut terbukti, instansi terkait melakukan pemeriksaan terhadap asal-usul kekayaan maupun kepemilikan aset yang berkaitan dengan aktivitas tersebut sesuai mekanisme dan kewenangan yang berlaku.

“Kalau terbukti ikut bermain PETI, harus ditindak tegas. Harta kekayaannya juga perlu diaudit sesuai aturan,” tegasnya.

Pemda dan APH Diminta Tidak Tutup Mata

Dugaan keterlibatan oknum ASN dalam aktivitas PETI dinilai perlu menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal maupun aparat penegak hukum.

Selain dugaan aktivitas penambangan tanpa izin, informasi mengenai dugaan pembelian atau penampungan emas hasil tambang juga dinilai perlu diverifikasi melalui penyelidikan yang profesional dan berdasarkan bukti.

Masyarakat berharap tidak ada pihak yang kebal hukum, termasuk apabila dugaan tersebut mengarah kepada aparatur pemerintah.

Hingga berita ini diterbitkan, wartawan masih berupaya menghubungi KM, pegawai Dinas KB Lingga Bayu yang disebut dalam informasi tersebut, untuk memperoleh klarifikasi dan hak jawab. Namun, yang bersangkutan belum berhasil dikonfirmasi.

Berita ini akan diperbarui apabila pihak KM, Dinas KB, Pemerintah Kecamatan Lingga Bayu, maupun aparat penegak hukum memberikan keterangan atau klarifikasi.(Lia Hambali)

Reporter : Magrifatulloh

Berita Terkait

Dugaan Penganiayaan Sadis di Kabanjahe : Pelajar Asal Medan Dituduh Mencuri, Dipukul Menggunakan Balok dan Dibawa Keliling Ladang Hingga Pagi Hari
Aston Sidoarjo Gandeng Kodim 0816 dan MBM Service Bersihkan Masjid Baitul Mujtahidin Sidoarjo
Teror Informasi Bohong Dasar Tiga Polres, AMI Desak Ungkap Siapa Dalang Dibalik Dua Nomor,..???
FH UTM dan YLBH Fajar Trilaksana Perkuat Sinergi Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu, KAKI Jatim : Jangan Sia-siakan Kepercayaan Presiden 
Dulu Diam 1000 Bahasa Setuju, Sekarang Bicara 1 Kata : Menolak,..!!! Logikanya Dimana,…???
Pastikan Kebersihan Makanan, Babinsa Danukusuman Cek Langsung Dapur SPPG
Patroli Malam, Anggota TNI Sambangi Pos Kamling dan Sampaikan Pesan Kamtibmas

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 08:13 WIB

Dugaan Penganiayaan Sadis di Kabanjahe : Pelajar Asal Medan Dituduh Mencuri, Dipukul Menggunakan Balok dan Dibawa Keliling Ladang Hingga Pagi Hari

Selasa, 15 September 2026 - 08:02 WIB

Aston Sidoarjo Gandeng Kodim 0816 dan MBM Service Bersihkan Masjid Baitul Mujtahidin Sidoarjo

Selasa, 15 September 2026 - 07:59 WIB

Teror Informasi Bohong Dasar Tiga Polres, AMI Desak Ungkap Siapa Dalang Dibalik Dua Nomor,..???

Selasa, 15 September 2026 - 07:54 WIB

FH UTM dan YLBH Fajar Trilaksana Perkuat Sinergi Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Selasa, 15 September 2026 - 07:47 WIB

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu, KAKI Jatim : Jangan Sia-siakan Kepercayaan Presiden 

Selasa, 15 September 2026 - 07:35 WIB

Pastikan Kebersihan Makanan, Babinsa Danukusuman Cek Langsung Dapur SPPG

Selasa, 15 September 2026 - 07:28 WIB

Patroli Malam, Anggota TNI Sambangi Pos Kamling dan Sampaikan Pesan Kamtibmas

Selasa, 15 September 2026 - 07:20 WIB

Dugaan Oknum PNS Dinas KB Lingga Bayu Terlibat PETI dan Penampungan Emas Disorot

Berita Terbaru