ACEH SINGKIL agaranews.com – Dinas Perikanan Kabupaten Aceh Singkil mengakui bahwa penyaluran bantuan alat pendingin ikan belum menjangkau seluruh pelaku usaha yang membutuhkan. Pengakuan ini disampaikan sebagai bentuk evaluasi dan tanggapan resmi atas keluhan pedagang ikan keliling yang belum menerima bantuan tersebut.
Kepala Dinas Perikanan Aceh Singkil, Erwinsyah Putra, menyampaikan permohonan maaf atas keluhan yang disampaikan oleh Mulyadi, seorang pedagang ikan keliling di daerah tersebut.
”Pertama, tentu kami menyadari bahwa dalam setiap pekerjaan tidak ada yang sempurna. Untuk itu, kami meminta maaf,” kata Erwinsyah, Kamis (29/10/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Erwinsyah mengakui bahwa jumlah bantuan yang disalurkan memang lebih sedikit dibandingkan dengan total pelaku usaha yang membutuhkan. Meskipun program bantuan tersebut merupakan inisiatif dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Aceh, ia menegaskan bahwa Dinas Perikanan Kabupaten Aceh Singkil tetap memiliki tanggung jawab moral dan kewilayahan atas pelaksanaannya.
Menindaklanjuti keluhan tersebut, Erwinsyah menyatakan pihaknya perlu mengetahui identitas dan domisili lengkap Mulyadi guna menelusuri penyebab yang bersangkutan belum mendapatkan bantuan.
Ia berharap kejadian ini menjadi bahan evaluasi penting bagi pihak terkait untuk memperbaiki mekanisme pendataan penerima, sehingga bantuan serupa di masa depan dapat disalurkan secara lebih baik, tepat sasaran, dan merata.
Latar Belakang Keluhan
Sebelumnya, Mulyadi menyampaikan kekecewaannya karena belum menerima bantuan alat pendingin ikan, padahal alat tersebut sangat vital untuk menjaga kualitas dagangannya agar tidak cepat busuk, terutama saat cuaca panas.
Sebagai pedagang yang telah bertahun-tahun menjajakan ikan dari desa ke desa, Mulyadi merasa sangat membutuhkan alat tersebut untuk menekan kerugian. Ia mendesak pemerintah agar memastikan program bantuan menyasar pelaku usaha yang benar-benar membutuhkan, dengan kriteria dan mekanisme penetapan penerima yang disampaikan secara transparan. Redaksi.






















