Ancaman Aksi Lanjutan, GRAM Beri Batas Waktu Dua Bulan Realisasi 10 Tuntutan Antikorupsi

ABDIANSYAH,SST

- Redaksi

Rabu, 17 September 2025 - 22:37 WIB

50174 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur, 17 September 2025 – Gerakan Rakyat Aceh Menggugat (GRAM) menggelar aksi dan menyampaikan 10 tuntutan kepada Pemerintah Aceh Timur. Aksi ini diterima langsung oleh Ketua DPRK Mutaisir, Bupati Aceh Timur, Kapolres Aceh Timur, dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Timur di ruang bupati.

Koordinator Lapangan GRAM, Supridar, menjelaskan bahwa tuntutan utama mereka adalah mendesak DPRK Aceh Timur untuk segera mengirimkan surat resmi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar KPK dapat turun langsung ke Aceh Timur untuk memberantas korupsi dan mengusut tuntas beberapa kasus, termasuk dugaan korupsi di PT Wajar Kopora, PT Brata Maju, dan PT Pema.

Selain itu, GRAM juga meminta pemerintah daerah untuk membentuk tim independen untuk penyelesaian masalah pencemaran udara yg di duga akibat aktivitas pemeliharaan fasilitas produksi PT Medco E &P Malaka yg tak kunjung menemukan titik terang nya sejak 2021 hingga kini. Geuram juga mendesak PT Medco Malaka agar lebih mengutamakan pemberdayaan potensi lokal, termasuk penggunaan vendor, tenaga kerja, dan lembaga dari masyarakat setempat. Mereka juga mendesak pemerintah untuk menindaklanjuti berbagai kasus yang belum terselesaikan demi menegakkan keadilan bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Supridar menegaskan bahwa jika dalam waktu dua bulan ke depan, 10 tuntutan tersebut tidak terealisasi, pihaknya akan kembali menggelar aksi dengan massa yang lebih besar di beberapa titik. Melalui audiensi ini, GRAM berharap pemerintah Aceh Timur dapat menanggapi serius tuntutan yang mereka sampaikan dan mengambil tindakan konkret dalam menyelesaikan masalah korupsi dan penegakan hukum demi kesejahteraan masyarakat Aceh Timur. (*)

Berita Terkait

Sebulan Lebih Pasca Banjir Bandang Aceh Timur, Ketua PW FRN Aceh Soroti Masih Banyak Warga Bertahan Tanpa Peralatan Dapur Jelang Bulan Suci Ramadhan
Lampu Sering Padam di Tiga Kecamatan, Masyarakat Kecewa dengan Kinerja PLN Peureulak
Bea Cukai Langsa Tegaskan Komitmen Berantas Rokok Ilegal, 14.100 Batang Disita di Aceh Timur
Gema Shalawat Akbar di Aceh Timur Akan Dihadiri oleh 32 Organisasi Sipil, Mahasiswa, dan Santri sebagai Dukungan untuk Kemerdekaan Palestina
Bupati dan Wakil Bupati Aceh Timur Kukuhkan 38 Keuchik, Tegaskan Komitmen Pembangunan Desa Mandiri
Sekjen DPW Fast Respon Conter Polri Nusantara Aceh: Pelantikan Keuchiek Serentak Percepat Laju Pembangunan
Agus Suryadi Tawarkan Kepemimpinan Baru yang Transparan, Responsif, dan Progresif
LAKI Aceh Timur: Program Bimtek Luar Daerah Lebih Mirip Liburan Dibanding Peningkatan Kapasitas

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:37 WIB

BABINSA POSRAMIL TRIPA MAKMUR MELAKSANAKAN KARYA BAKTI BERSAMA MASYARAKAT DESA BINAAN

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:11 WIB

Pemkab Karo Serahkan Bantuan Bagi Korban Puting Beliung di Empat Desa Kecamatan Tigapanah 

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:03 WIB

Pelantikan Pengurus KONI Kabupaten Karo 2026–2030, Bupati Karo Tekankan Sinergi dan Prestasi Olahraga

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:57 WIB

Bupati Karo Terima Kunjungan Ketua Umum KONI Sumatera Utara, Bahas Pengembangan Potensi Atlet Daerah

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:46 WIB

Sekretariat PWI Pokja Jakarta Timur Diresmikan, Sinergi Pers dan Pemerintah Diperkuat

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:39 WIB

Sinergi TNI dan Rakyat Percepat Pembangunan Kembali Jembatan Aramco di Desa Bair

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:33 WIB

Reformasi Agama Sebagai Pemikiran Politik

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:26 WIB

Prajurit TNI pasang batu di jembatan Aramco di Betung ateuh Benggalang

Berita Terbaru