Masuki Semester Genap, 11 Siswa SMAN 1 Gidö Nias Belum Terdaftar di Sistem

LIA HAMBALI

- Redaksi

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:25 WIB

501,615 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nias.Agaranews.com // Sebanyak 11 siswa SMA Negeri 1 Gidö, Kabupaten Nias, Sumatera Utara, dilaporkan belum terdaftar secara resmi di sistem sekolah meski telah mengikuti proses belajar mengajar sejak Juli 2025. Persoalan ini mencuat saat memasuki semester genap tahun ajaran 2025/2026.

Sejumlah orang tua siswa mendatangi SMAN 1 Gidö pada Selasa (13/1/2026) untuk meminta kejelasan status pendidikan anak-anak mereka. Para siswa tersebut merupakan siswa pindahan yang diterima pihak sekolah pada awal tahun ajaran lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Orang tua mengaku telah melengkapi seluruh persyaratan administrasi sesuai permintaan sekolah. Selama sekitar tujuh bulan, para siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar secara normal tanpa adanya pemberitahuan masalah dari pihak sekolah.

Namun, pada awal Januari 2026, pihak sekolah menyampaikan bahwa data 11 siswa tidak dapat disinkronkan ke dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Alasannya, terdapat aturan baru terkait batas maksimal jumlah siswa dalam satu rombongan belajar.

Kondisi ini membuat orang tua merasa dirugikan karena anak-anak mereka terancam tidak memiliki status resmi sebagai peserta didik. Selain kerugian materi, orang tua menyebut anak-anak mengalami tekanan psikologis akibat ketidakpastian tersebut.

Pihak sekolah melalui operator SMAN 1 Gidö, Martinus Zebua, menyatakan telah berupaya menginput data siswa, namun terkendala Peraturan Nomor 47 Tahun 2023 yang membatasi jumlah siswa maksimal 36 orang per rombongan belajar.

Meski demikian, pihak sekolah mengaku telah mendata siswa secara manual.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala SMAN 1 Gidö tidak hadir. Aspirasi orang tua diterima oleh operator sekolah, wali kelas, dan guru yang hadir, dan disebut akan disampaikan kepada pimpinan sekolah untuk ditindaklanjuti.

Tokoh masyarakat setempat berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Dinas Pendidikan terkait segera turun tangan melakukan evaluasi. Hingga pertemuan berakhir, belum ada solusi konkret terkait status 11 siswa tersebut. (Dika)

Berita Terkait

BABINSA POSRAMIL TRIPA MAKMUR MELAKSANAKAN KARYA BAKTI BERSAMA MASYARAKAT DESA BINAAN
Pemkab Karo Serahkan Bantuan Bagi Korban Puting Beliung di Empat Desa Kecamatan Tigapanah 
Pelantikan Pengurus KONI Kabupaten Karo 2026–2030, Bupati Karo Tekankan Sinergi dan Prestasi Olahraga
Bupati Karo Terima Kunjungan Ketua Umum KONI Sumatera Utara, Bahas Pengembangan Potensi Atlet Daerah
Polsek Tomo Tangani Tawuran Pelajar SMPN 1 Tomo dan MTsN 5 Ujungjaya Melalui Mediasi Muspika
Sekretariat PWI Pokja Jakarta Timur Diresmikan, Sinergi Pers dan Pemerintah Diperkuat
Sinergi TNI dan Rakyat Percepat Pembangunan Kembali Jembatan Aramco di Desa Bair
Reformasi Agama Sebagai Pemikiran Politik

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:37 WIB

BABINSA POSRAMIL TRIPA MAKMUR MELAKSANAKAN KARYA BAKTI BERSAMA MASYARAKAT DESA BINAAN

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:11 WIB

Pemkab Karo Serahkan Bantuan Bagi Korban Puting Beliung di Empat Desa Kecamatan Tigapanah 

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:03 WIB

Pelantikan Pengurus KONI Kabupaten Karo 2026–2030, Bupati Karo Tekankan Sinergi dan Prestasi Olahraga

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:57 WIB

Bupati Karo Terima Kunjungan Ketua Umum KONI Sumatera Utara, Bahas Pengembangan Potensi Atlet Daerah

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:46 WIB

Sekretariat PWI Pokja Jakarta Timur Diresmikan, Sinergi Pers dan Pemerintah Diperkuat

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:39 WIB

Sinergi TNI dan Rakyat Percepat Pembangunan Kembali Jembatan Aramco di Desa Bair

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:33 WIB

Reformasi Agama Sebagai Pemikiran Politik

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:26 WIB

Prajurit TNI pasang batu di jembatan Aramco di Betung ateuh Benggalang

Berita Terbaru