Jembatan Perintis Garuda : Ubah Sesek Menjadi Beton, dari Rawan Menjadi Aman

LIA HAMBALI

- Redaksi

Senin, 6 April 2026 - 21:08 WIB

50100 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Ponorogo, AgaraNews .com / / Warga Dusun Glagahan, Desa Maguwan, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, kini mulai bisa tersenyum lega. Pasalnya, jembatan sesek yang selama ini mereka gunakan mulai dibangun menjadi jembatan beton yang lebih kokoh dan aman.

Selama bertahun-tahun, warga harus menghadapi berbagai risiko saat melintasi jembatan yang terbuat dari bambu tersebut. Kondisinya yang sederhana dan mudah lapuk kerap membahayakan, terutama saat cuaca buruk.“Kalau dibilang berbahaya, ya memang berbahaya saat melewati jembatan itu. Tapi warga di sini tidak punya pilihan lain. Kami paling khawatir saat musim hujan, karena jembatannya menjadi licin dan rawan terpeleset,” ujar Ari Prabowo, salah satu warga, Senin (6/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga mengakui, jembatan sebelumnya juga hanya dapat dilalui oleh pejalan kaki dan sepeda.

Sementara itu, Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menyebut bahwa peningkatan kondisi jembatan yang saat ini tengah dikebut pengerjaannya tersebut merupakan bagian dari Program Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III.

Menurutnya, program ini menjadi langkah strategis pemerintah melalui TNI AD dalam mengatasi keterbatasan aksesibilitas masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.Kehadiran jembatan ini nantinya diharapkan dapat mempermudah sekaligus meningkatkan mobilitas warga dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

“Dengan dibangunnya jembatan beton ini, harapan kami mobilitas warga akan semakin lancar, aman, dan mampu menunjang aktivitas serta keseharian masyarakat setempat,” kata Danrem Untoro saat meninjau pembangunan jembatan tersebut.

Selain itu, kehadiran infrastruktur yang lebih layak juga diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia menambahkan, jembatan beton yang dibangun memiliki panjang 12 meter dan lebar 2 meter. Nantinya, jembatan tersebut tidak hanya dapat dilalui pejalan kaki dan sepeda motor, tetapi juga kendaraan jenis tossa untuk mendukung aktivitas ekonomi warga.       (Lia Hambali)

Berita Terkait

BABINSA POSRAMIL TRIPA MAKMUR MELAKSANAKAN KARYA BAKTI BERSAMA MASYARAKAT DESA BINAAN
Pemkab Karo Serahkan Bantuan Bagi Korban Puting Beliung di Empat Desa Kecamatan Tigapanah 
Pelantikan Pengurus KONI Kabupaten Karo 2026–2030, Bupati Karo Tekankan Sinergi dan Prestasi Olahraga
Bupati Karo Terima Kunjungan Ketua Umum KONI Sumatera Utara, Bahas Pengembangan Potensi Atlet Daerah
Polsek Tomo Tangani Tawuran Pelajar SMPN 1 Tomo dan MTsN 5 Ujungjaya Melalui Mediasi Muspika
Sekretariat PWI Pokja Jakarta Timur Diresmikan, Sinergi Pers dan Pemerintah Diperkuat
Sinergi TNI dan Rakyat Percepat Pembangunan Kembali Jembatan Aramco di Desa Bair
Reformasi Agama Sebagai Pemikiran Politik

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:37 WIB

BABINSA POSRAMIL TRIPA MAKMUR MELAKSANAKAN KARYA BAKTI BERSAMA MASYARAKAT DESA BINAAN

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:11 WIB

Pemkab Karo Serahkan Bantuan Bagi Korban Puting Beliung di Empat Desa Kecamatan Tigapanah 

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:03 WIB

Pelantikan Pengurus KONI Kabupaten Karo 2026–2030, Bupati Karo Tekankan Sinergi dan Prestasi Olahraga

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:57 WIB

Bupati Karo Terima Kunjungan Ketua Umum KONI Sumatera Utara, Bahas Pengembangan Potensi Atlet Daerah

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:46 WIB

Sekretariat PWI Pokja Jakarta Timur Diresmikan, Sinergi Pers dan Pemerintah Diperkuat

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:39 WIB

Sinergi TNI dan Rakyat Percepat Pembangunan Kembali Jembatan Aramco di Desa Bair

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:33 WIB

Reformasi Agama Sebagai Pemikiran Politik

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:26 WIB

Prajurit TNI pasang batu di jembatan Aramco di Betung ateuh Benggalang

Berita Terbaru