Kutacane,-agaranews.com
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0108/Aceh Tenggara kembali menunjukkan bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan. Salah satu kegiatan utama yang tengah berlangsung adalah proses pemerataan dan pengerasan badan jalan sepanjang 2.000 meter di Desa Rikit Bur Dua, Kecamatan Bukit Tusam, menggunakan material kerikil sebagai pondasi utama.
Pekerjaan ini melibatkan kolaborasi aktif antara personel Satgas TMMD dengan warga desa, yang bersama-sama bergotong royong di lapangan. Kerja kolektif tersebut menjadi wujud nyata kemanunggalan antara TNI dan rakyat, di mana kedua pihak secara langsung terlibat dalam proses pembangunan, mulai dari tahap pemadatan hingga pemerataan badan jalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dansatgas TMMD Reguler ke-125, Letkol Czi Arya Mursyantoro, S.T., melalui Pasi Ter Kodim 0108/Agara Kapten Inf Risman Batu Bara, menyampaikan bahwa tahapan pengerasan jalan ini merupakan bagian penting dari proses teknis agar jalan yang dibangun memiliki daya tahan optimal.
“Setelah tanah dasar jalan dipadatkan, langkah berikutnya adalah pemerataan dan penaburan material kerikil sebagai fondasi utama. Dengan demikian, struktur jalan akan mampu menahan beban kendaraan dan tidak mudah mengalami kerusakan, seperti gelombang atau cekungan saat digunakan oleh masyarakat nantinya,” terang Kapten Risman.
Material pengerasan seperti tanah timbun dan kerikil telah didistribusikan ke lokasi sasaran sejak beberapa hari terakhir. Proses pemadatan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan kualitas dan efektivitas kerja di lapangan. Dalam suasana penuh kebersamaan, tampak para anggota Satgas TMMD dan warga desa menyebarkan kerikil secara merata di sepanjang badan jalan.
Program ini tidak hanya bertujuan untuk membuka akses dan meningkatkan konektivitas antarwilayah, namun juga menjadi bagian dari strategi peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dasar yang layak dan berkelanjutan. Akses jalan yang baik diyakini akan berdampak langsung terhadap aktivitas sosial dan ekonomi warga, termasuk dalam distribusi hasil pertanian dan akses terhadap layanan publik.
“TMMD merupakan salah satu bentuk nyata dari kontribusi TNI dalam mendukung percepatan pembangunan nasional di wilayah pedesaan. Melalui kegiatan ini, kami berharap kualitas hidup masyarakat dapat meningkat seiring dengan perbaikan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan dasar warga,” tambahnya.
Dengan semangat gotong royong dan kemitraan antara TNI dan masyarakat, pelaksanaan TMMD ke-125 di Desa Rikit Bur Dua terus menunjukkan kemajuan signifikan. Proses pengerasan jalan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan untuk mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.
(Ady)

































