Kutacane,agaranews.com
Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, S.E., M.M., secara resmi menutup perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-40 tingkat Kabupaten Aceh Tenggara yang berlangsung dengan khidmat di Lapangan Pemuda, Kecamatan Babussalam, Senin (28/4).
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang sarat makna spiritual tersebut. Selama lima hari terakhir, gema ayat-ayat suci Al-Qur’an mengalun indah di arena MTQ, memberi nuansa religius yang menyejukkan hati dan memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
> “Lantunan Kalam Ilahi yang dibacakan dengan penuh keikhlasan oleh para Qari dan Qariah, semoga membawa berkah, ketenteraman, serta mempererat persaudaraan di Bumi Sepakat Segenap yang kita cintai ini,” tutur Bupati dalam suasana yang penuh haru dan kekhidmatan.
Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa MTQ ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga merupakan media untuk menggali potensi dan membina generasi muda yang Qur’ani. Mereka yang berprestasi nantinya akan menjadi wakil Aceh Tenggara pada MTQ tingkat Provinsi Aceh.
Bupati juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh panitia pelaksana, dewan hakim, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan dan kontribusi terbaik bagi suksesnya acara ini.
> “Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan stakeholder atas kerja keras dan dedikasi selama pelaksanaan MTQ ini. Terima kasih pula kepada dewan hakim yang telah memberikan penilaian secara objektif dan profesional demi menghasilkan peserta terbaik dari daerah kita,” tambah beliau.
Acara penutupan ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, para Kepala OPD, Camat se-Kabupaten Aceh Tenggara, anggota DPRK, para kepala desa, kepala sekolah, serta Tim Penggerak PKK dan masyarakat luas yang memadati lokasi kegiatan.
Dengan berakhirnya MTQ ke-40 ini, diharapkan semangat untuk mencintai, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Aceh Tenggara. Semoga nilai-nilai Qur’ani menjadi cahaya yang membimbing langkah pembangunan menuju daerah yang maju dan bermartabat.
(Ady)


































