Bekasi – 23 Juli 2026, AgaraNews. Com – Suasana penuh keceriaan menyelimuti Balai Desa Setiadarma, Jalan Desa Setiadarma, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, saat ratusan anak mengikuti peringatan Hari Anak Nasional / HAN 2026.
Kegiatan yang mengusung semangat perlindungan anak sekaligus pencegahan stunting ini menjadi bukti bahwa membangun generasi emas Indonesia dapat dimulai dari lingkungan desa.
Ratusan peserta dari jenjang PAUD hingga TK se-Kabupaten Bekasi memadati lokasi bersama para guru dan orang tua. Mereka mengikuti rangkaian kegiatan edukatif yang dikemas secara menyenangkan agar pesan tentang kesehatan dan gizi mudah diterima anak-anak.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua BPD Desa Setiadarma Budi Raharjo, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi H. Ade Sukron, S.H.I., http://M.Si., serta Kepala Desa Setiadarma Hj. Nunung Herawati yang memberikan dukungan penuh terhadap upaya menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan ramah anak.
Ketua Panitia Lusia menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan HAN 2026 dengan mengangkat tema pencegahan stunting.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak seluruh orang tua, guru, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga tumbuh kembang anak melalui pemenuhan gizi yang baik sejak usia dini,” ujarnya.
Sebagai bentuk edukasi yang langsung dirasakan manfaatnya, panitia membagikan paket telur kepada ratusan anak, guru, orang tua, dan tamu undangan. Pembagian telur menjadi simbol pentingnya konsumsi protein hewani sebagai langkah sederhana namun efektif dalam mendukung pencegahan stunting.
Kemeriahan semakin terasa saat Pendongeng Anak Nasional Kak Harris / Harris Rizki Akhiruddin tampil bersama boneka kesayangannya Ayis.
Dengan gaya interaktif, humor segar, dan cerita yang dekat dengan kehidupan anak, Kak Harris mengajak peserta memahami pentingnya mengonsumsi sayur, buah, ikan, telur, dan makanan bergizi sebagai bekal tumbuh sehat, cerdas, dan kuat.
“Kalau ingin kuat, pintar, dan menjadi kebanggaan orang tua, jangan pilih-pilih makanan. Sayur, buah, ikan, dan telur adalah sahabat terbaik anak Indonesia,” pesan Kak Harris.
Boneka Ayis beberapa kali melontarkan candaan yang mengundang gelak tawa. Anak-anak tampak antusias menjawab pertanyaan, bernyanyi, bergerak bersama, hingga berebut berinteraksi dengan Ayis.
Deni, salah satu siswa TK, mengaku sangat senang. “Aku senang sekali. Ayis lucu dan menggemaskan. Ceritanya juga seru,” ungkapnya sambil tersenyum.
Momen mengharukan terjadi saat acara usai. Puluhan anak masih mengerumuni Kak Harris dan Ayis untuk bersalaman dan berfoto. Beberapa anak bahkan tampak menangis karena tidak ingin pertunjukan segera berakhir.
Peringatan HAN di Desa Setiadarma merupakan bagian dari roadshow nasional Kak Harris yang terus mengampanyekan pendidikan karakter, literasi, dan kesehatan anak di berbagai daerah.
Setelah dari Bekasi, Kak Harris bertolak ke Surabaya untuk menghadiri rangkaian peringatan HAN di Balai Kota Surabaya pada 25 Juli 2026.
Melalui kolaborasi pemerintah daerah, pemerintah desa, pendidik, orang tua, dan pegiat pendidikan anak, peringatan HAN 2026 di Desa Setiadarma tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menghadirkan gerakan nyata membangun generasi Indonesia yang sehat, cerdas, kreatif, dan bebas stunting.
Dari sebuah desa di Kabupaten Bekasi, lahir harapan besar : setiap anak Indonesia berhak tumbuh dengan gizi baik, pendidikan berkualitas, dan masa depan lebih cerah.(Lia Hambali)
Sumber : Panitia HAN 2026 Desa Setiadarma
Reporter : Robby























