TANAH KARO // agaranews.com,Onlen– Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tanah Karo terus menggencarkan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polres Tanah Karo dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum setempat.
Kasat Lantas Polres Tanah Karo, AKP Andita Sitepu, S.H., menegaskan pentingnya disiplin dan tanggung jawab dalam berkendara. Ia mengingatkan bahwa setiap pelanggaran di jalan raya, sekecil apa pun, berpotensi menimbulkan kecelakaan dan merugikan banyak pihak.
> “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas. Jangan menggunakan handphone saat berkendara, jangan berkendara dalam pengaruh alkohol, dan jangan melawan arus. Keselamatan diri dan orang lain adalah prioritas utama,” ujar AKP Andita Sitepu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, Kasat Lantas juga menekankan sejumlah larangan penting bagi pengendara, antara lain tidak membawa penumpang lebih dari satu orang pada sepeda motor, tidak melampaui batas kecepatan yang ditetapkan, serta wajib menggunakan helm berstandar SNI dan sabuk keselamatan bagi pengemudi mobil.
Pihaknya juga menyoroti masih adanya pengendara di bawah umur serta pemilik kendaraan yang menunggak pajak, yang menjadi salah satu fokus dalam kegiatan penegakan hukum dan pembinaan masyarakat pengguna jalan.
> “Kami berharap kesadaran kolektif masyarakat terus meningkat. Dengan disiplin dan kepatuhan terhadap aturan, angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat ditekan seminimal mungkin,” tambahnya.
AKP Andita Sitepu mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pelajar, komunitas motor, hingga aparat desa, untuk turut menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Ia menegaskan bahwa keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi juga menjadi kewajiban bersama.
> “Mari kita saling menghormati sesama pengguna jalan. Jadikan keselamatan sebagai budaya bersama demi terciptanya Tanah Karo yang aman dan tertib,” pungkasnya. Ady


































