BANDUNG, Agaranews — SDN 012 Babakan Ciparay mendapatkan bantuan rehabilitasi tiga ruang kelas dari Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pendidikan. Bantuan tersebut disambut positif pihak sekolah karena dinilai dapat meningkatkan kenyamanan siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Kepala SDN 012 Babakan Ciparay, Sulistyo Basuki, M.Pd., saat dikonfirmasi pada Kamis (8/10/2026), menyampaikan apresiasinya atas terealisasinya bantuan tersebut.
Menurutnya, rehabilitasi tiga ruang kelas tersebut merupakan bagian dari sepuluh usulan sarana dan prasarana yang sebelumnya diajukan oleh pihak sekolah kepada Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pendidikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dari sepuluh yang kami ajukan, yang terealisasi tiga ruang kelas. Kami sangat mengapresiasi bantuan dari Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pendidikan,” ujar Sulistyo.
Ia memahami bahwa realisasi bantuan pemerintah harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Karena itu, pihak sekolah berharap usulan lainnya dapat direalisasikan secara bertahap pada tahun-tahun berikutnya.
“Mungkin dari sepuluh yang kami ajukan, baru tiga yang terealisasi karena menyesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. Kami berharap sisanya bisa direalisasikan tahun depan atau tahun-tahun berikutnya,” katanya.
Sulistyo juga menilai pekerjaan rehabilitasi yang dilaksanakan pihak pelaksana telah sesuai dengan kebutuhan sekolah. Bahkan, dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut terdapat penambahan sejumlah ventilasi.
Menurutnya, penambahan ventilasi tersebut memberikan manfaat terhadap kenyamanan ruang kelas, terutama dari sisi penerangan dan sirkulasi udara.
“Pekerjaannya sesuai dengan keinginan pihak sekolah. Bahkan ada penambahan beberapa ventilasi untuk kenyamanan, penerangan serta sirkulasi udara di kelas yang sedang direnovasi,” ungkapnya.
Ia berharap rehabilitasi tersebut dapat memberikan suasana belajar yang lebih nyaman bagi siswa maupun guru. Kondisi ruang kelas yang layak, menurutnya, menjadi salah satu penunjang dalam proses kegiatan belajar mengajar.
Adapun anggaran untuk rehabilitasi tiga ruang kelas tersebut disebut mencapai kurang lebih Rp200 juta.
Sulistyo kembali menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pendidikan atas bantuan yang telah diberikan kepada sekolah.
“Kami mengapresiasi bantuan rehabilitasi ini. Mudah-mudahan dari sepuluh yang kami ajukan, ke depannya yang belum terealisasi juga bisa mendapatkan perhatian dan direalisasikan melalui bantuan Pemkot Bandung melalui Dinas Pendidikan,” pungkasnya.
( SAIPULLAH)




















