BANDA ACEH agaranews.com – Bunda PAUD Kabupaten Aceh Singkil, Hj. Habibatussania, menghadiri kegiatan Penguatan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kabupaten/Kota se-Aceh yang berlangsung di Hotel Rasamala, Banda Aceh, Senin malam (27/7/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Aceh ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, dari 27 hingga 29 Juli 2026.
Kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi Bunda PAUD dan Pokja Bunda PAUD dari seluruh kabupaten/kota di Aceh untuk memperkuat koordinasi, menyamakan persepsi, serta merumuskan langkah-langkah konkret dalam meningkatkan kualitas layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Dalam forum tersebut, Hj. Habibatussania menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan ini. Ia menilai pertemuan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antardaerah demi menghadirkan layanan PAUD yang lebih berkualitas, inklusif, dan merata.
“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini sebagai sarana berbagi pengalaman dan menyusun langkah bersama. Keberhasilan pembangunan sumber daya manusia dimulai dari pendidikan anak usia dini, sehingga sinergi lintas daerah sangat diperlukan agar program yang dihasilkan benar-benar bermanfaat bagi tumbuh kembang anak-anak kita,” ujar Hj. Habibatussania.
Senada dengan itu, Ketua Pokja Bunda PAUD Provinsi Aceh, Ny. Mukarramah Fadhlullah, menegaskan bahwa PAUD adalah fondasi utama pembentukan karakter generasi masa depan. Menurutnya, peningkatan akses dan mutu layanan PAUD merupakan investasi jangka panjang yang tidak boleh ditawar.
“Usia dini adalah masa emas perkembangan anak. Pokja Bunda PAUD harus terus berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawal program pengembangan PAUD melalui sinergi dengan berbagai elemen, mulai dari satuan pendidikan, dunia usaha, hingga pemerintah gampong,” kata Mukarramah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., MSP., menekankan bahwa pertemuan ini tidak boleh berhenti pada agenda seremonial semata. Ia mengharapkan forum ini melahirkan gagasan baru dan rekomendasi strategis yang dapat diterapkan di masing-masing daerah.
“Ini adalah ruang refleksi untuk mempersiapkan generasi yang mandiri dan berkarakter. Saya berharap dari pertemuan ini lahir resolusi nyata yang menjadikan PAUD sebagai fondasi kuat dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing,” pungkas Murthalamuddin. (Redaksi)
























