08 Geruduk KPK dan Kantor Pusat BRI, Minta PenetapLogisan Tersangka Kasus BRI-Telkom

LIA HAMBALI

- Redaksi

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:25 WIB

5074 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, AgaraNews. Com // Puluhan massa yang tergabung dalam Logis 08 menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dan Kantor Pusat PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Kamis (11/6) siang.

Dalam aksi tersebut, massa mendesak KPK untuk mengusut tuntas dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan layanan notifikasi perbankan yang diduga melibatkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.

Ketua Umum Logis 08, Anshar Ilo, mengatakan pihaknya hadir sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemberantasan korupsi serta untuk memastikan proses penegakan hukum berjalan secara profesional, transparan, dan bebas dari intervensi.

“Kami mendesak KPK RI untuk mengusut tuntas dugaan korupsi pengadaan layanan notifikasi perbankan yang diduga melibatkan PT BRI dan PT Telkom Indonesia. Proses hukum harus berjalan secara profesional, transparan, independen, dan tanpa intervensi dari pihak mana pun,” tegas Anshar Ilo dalam keterangannya di sela-sela aksi, Kamis (11/06).

Mantan Waketum DPP KNPI ini menuturkan perkara tersebut harus diusut hingga ke akar-akarnya mengingat nilai kerugian negara yang beredar dalam pemberitaan mencapai angka yang sangat besar.

“Kami meminta KPK segera menetapkan tersangka apabila alat bukti telah mencukupi dan mengungkap seluruh pihak yang terlibat tanpa pandang bulu. Tidak boleh ada tebang pilih dalam pemberantasan korupsi,” ujar eks aktivis HMI ini.

Selain itu, massa aksi juga mendesak aparat penegak hukum untuk memaksimalkan upaya pemulihan kerugian negara melalui pelacakan aset, penyitaan, dan mekanisme asset recovery sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Sementara itu Fuad B Wakil Ketua Umum Logis 08 yang bertindak sebagai Jendral lapangan aksi menegaskan bahwa setiap rupiah uang negara yang diselewengkan merupakan bentuk pengkhianatan terhadap kepentingan rakyat.

Korupsi adalah kejahatan luar biasa yang merugikan negara dan masyarakat. Karena itu, kami meminta agar seluruh kerugian negara yang timbul dapat dipulihkan untuk kepentingan pembangunan dan kesejahteraan rakyat,” kata mantan Ketua Ikatan Senat Mahasiswa Ilmu Sosial Politik Indonesia.

Dalam pernyataan sikapnya, Logis 08 juga mendesak pemerintah untuk memperkuat sistem pengawasan, tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) guna mencegah praktik korupsi serupa terjadi di masa mendatang.

Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan. Massa secara bergantian menyampaikan orasi serta menyerahkan pernyataan sikap kepada pihak terkait sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawal agenda pemberantasan korupsi di Indonesia.

Di akhir aksi, Anshar Ilo mengajak seluruh elemen masyarakat, mahasiswa, akademisi, tokoh masyarakat, dan media untuk bersama-sama mengawal proses hukum hingga tuntas.

“Kami akan terus mengawal kasus ini. Jangan sampai ada pihak yang kebal hukum. Indonesia membutuhkan penegakan hukum yang berkeadilan demi terwujudnya pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi,” pungkas Fuad.(Lia Hambali)

Berita Terkait

Karo Punya Panggung,..!!! : Cafe Juma Resmi Jadi Episentrum Kreativitas, PSBK + 3H Produksi Gelar Live Music Gratis Tiap Minggu Cari Bakat Baru
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Resmi Buka Latkadertih PSM Gelombang III, Berangkatkan Kontingen Judo dan PSM ke Kejuaraan Nasional
Bisnis Kelapa Sawit di Pasangkayu Berbau Korupsi dan Pencemaran: Ke mana Pengawasan Negara?
Babinsa Dampingi Pembagian Beras dan Minyak kepada Warga Kurang Mampu 
Koramil 06/Medan Sunggal dan Polsek Sunggal Gelar Gerakan Indonesia Asri Dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-80
Babinsa Koramil 0201-16/TM ,Monitoring Penangkapan Diduga Pelaku Geng Motor, Dua Orang Diamankan Warga
Babinsa Koramil 0201-05/MB Dampingi Penertiban Dan Himbauan Pedagang Pk5 Di Pasar Pringgan
Babinsa Dampingi Pembagian Beras dan Minyak kepada Warga Kurang Mampu di Desa Durin Tonggal 

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:37 WIB

Karo Punya Panggung,..!!! : Cafe Juma Resmi Jadi Episentrum Kreativitas, PSBK + 3H Produksi Gelar Live Music Gratis Tiap Minggu Cari Bakat Baru

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:14 WIB

Kodam XIX/Tuanku Tambusai Resmi Buka Latkadertih PSM Gelombang III, Berangkatkan Kontingen Judo dan PSM ke Kejuaraan Nasional

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:35 WIB

Bisnis Kelapa Sawit di Pasangkayu Berbau Korupsi dan Pencemaran: Ke mana Pengawasan Negara?

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:23 WIB

Koramil 06/Medan Sunggal dan Polsek Sunggal Gelar Gerakan Indonesia Asri Dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-80

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:21 WIB

Babinsa Koramil 0201-16/TM ,Monitoring Penangkapan Diduga Pelaku Geng Motor, Dua Orang Diamankan Warga

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:19 WIB

Babinsa Koramil 0201-05/MB Dampingi Penertiban Dan Himbauan Pedagang Pk5 Di Pasar Pringgan

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:17 WIB

Babinsa Dampingi Pembagian Beras dan Minyak kepada Warga Kurang Mampu di Desa Durin Tonggal 

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:15 WIB

Sinergi Kewilayahan,Babinsa Koramil 0201-16/TM Menghadiri dan Menjadi Komandan Upacara Upacara Dalam Rangka Hari Kesadaran Nasional Tingkat Kecamatan di Tanjung Morawa

Berita Terbaru