Pematokan Lahan PT Socfindo Berlanjut, Warga Gunung Meriah Turun ke Lapangan

REDAKSI JAWA TENGAH

- Redaksi

Kamis, 11 September 2025 - 21:21 WIB

50155 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil – agaranews.com || Aksi pematokan lahan perkebunan kelapa sawit milik PT Socfindo kembali berlanjut. Kali ini, giliran warga Kecamatan Gunung Meriah yang turun langsung ke lapangan pada Rabu (10/9/2025) sore.

Pantauan di lapangan menunjukkan, warga memasang patok dari batang kelapa sawit yang dilumuri cat merah di beberapa titik lahan, dengan jarak sekitar 10 meter antarpatok. Lokasi pematokan berada di kawasan Simpang PHR, Desa Tunas Harapan, Kecamatan Gunung Meriah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi berjalan tertib tanpa ada perlawanan dari pihak perusahaan. Sejumlah aparat TNI dan Polri berjaga serta memantau situasi, sementara beberapa karyawan PT Socfindo ikut menyaksikan.

“Sudah lima belas patok,” ujar salah seorang warga sembari mengecek kembali nama-nama yang ditulis di setiap tanda batas.

Hingga kegiatan berakhir, pihak pemerintah daerah belum terlihat hadir di lokasi.

Aksi pematokan ini disebut sebagai lanjutan dari gerakan serupa yang sebelumnya dilakukan warga Kecamatan Simpang Kanan. Rangkaian aksi warga tersebut muncul setelah masa berlaku Hak Guna Usaha (HGU) PT Socfindo resmi berakhir pada 31 Desember 2023.

Meski perusahaan telah mengajukan perpanjangan izin, hingga kini pembaruan HGU belum juga terbit. Hal inilah yang memicu warga melakukan klaim dan pematokan ulang atas lahan yang mereka anggap sebagai milik masyarakat.

Dengan berlanjutnya aksi di Gunung Meriah, ketegangan terkait status lahan PT Socfindo diperkirakan akan terus bergulir. Warga mendesak agar pemerintah segera memberikan kepastian hukum terkait status HGU tersebut, demi menghindari konflik lebih besar di kemudian hari.@

Berita Terkait

Laporan Resmi Diabaikan, FMPK-AS Tantang Kejati Aceh Buka Penanganan Kasus Genset Aceh Singkil
Formas Pertanyakan Penanganan Kasus PSR, Desak Kejati Aceh Turun Tangan
Puluhan Tahun Diduga Langgar Sempadan Sungai, PT Socfindo Dinilai Jadi Penyebab Banjir Aceh Singkil
FORMAS Nilai Mandeknya APBK 2026 Cerminkan Gagalnya Relasi Pemda–DPRK Aceh Singkil
Gotong Royong Bangun Harapan Pasca Banjir di Desa Gosong Telaga Barat
Drama Nasional yang Menggantikan Urgensi: Bencana Aceh Terlupakan di Tengah Perselisihan Politik
FMPK-AS: Larangan Kritik Bukti Pemerintahan Mulai Takut Pada Kebenaran
Formas Desak Bupati Aceh Singkil Copot Kabag Prokopim: “Ini Bukan Kesalahan Teknis, Ini Pembungkaman!”

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 19:56 WIB

Gempur Narkoba di Jantung Pekanbaru: Satgas Terpadu Riau Bergerak, Pangdam Tegaskan Perang Tanpa Ampun

Sabtu, 25 April 2026 - 19:50 WIB

Kodam XIX/TT Dukung Penuh Penanganan dan Pencegahan Karhutla di Provinsi Riau

Sabtu, 25 April 2026 - 14:17 WIB

Babinsa Tadu Raya Perkokoh Kemanunggalan TNI dengan Masyarakat di Desa Cot Mee

Sabtu, 25 April 2026 - 14:14 WIB

Babinsa jalin komsos dengan masyarakat desa binaan

Sabtu, 25 April 2026 - 14:12 WIB

Dua Pemuda di Aceh Tenggara Dibekuk, Tsk dan Barang Bukti Diamankan Sat Resnarkoba Polres Agara

Sabtu, 25 April 2026 - 14:09 WIB

Babinsa Koramil 03 Senagan Timur komsos dengan warga desa binaan

Sabtu, 25 April 2026 - 13:32 WIB

Gerak Cepat Satresnarkoba Polres Agara, Kasus Ganja 203 Gram Terungkap dalam Hitungan Jam

Sabtu, 25 April 2026 - 12:57 WIB

Anggota DPR dari Fraksi Golkar Apresiasi Respons Cepat PT Socfindo Perbaiki Jalan Rusak

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Babinsa jalin komsos dengan masyarakat desa binaan

Sabtu, 25 Apr 2026 - 14:14 WIB