Dairi, AgaraNews . Com //.Upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus diwujudkan Pemerintah Desa Tigalingga, Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi. Bersama Babinsa Koramil 04/Tigalingga Kodim 0206/Dairi, Serma Imanuel Ginting, dan Camat Tigalingga, Saut Marganda Sinaga, pemerintah desa menyalurkan bibit pohon durian dan alfulat kepada 450 kepala keluarga (KK) dalam Program Ketahanan Pangan Desa Tahun Anggaran 2026. Kegiatan berlangsung di Balai Pelatihan Masyarakat Desa Tigalingga, Selasa (7/7/2026).
Penyaluran bantuan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Tigalingga Ferdinan Simamora, Kanit Binmas Polsek Tigalingga Aiptu Hengky Tambunan, Ketua BPD Farel Panggabean, Tenaga Pendamping Desa Walter Nainggolan, serta ratusan warga penerima manfaat. Setiap keluarga menerima tiga bibit pohon, yakni dua bibit durian unggul jenis Musang King dan Bintan serta satu bibit alfulat jenis Mikki. Program ini diharapkan menjadi investasi jangka panjang yang mampu meningkatkan hasil perkebunan sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat desa.
Dalam sambutannya, Serma Imanuel Ginting mengajak masyarakat mensyukuri bantuan yang telah direalisasikan melalui program ketahanan pangan desa. Ia menegaskan bahwa bibit yang diterima hendaknya segera ditanam agar dapat tumbuh optimal, memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga, sekaligus berfungsi menjaga kelestarian lingkungan. Menurutnya, pohon-pohon tersebut juga berperan mengurangi risiko erosi dan menjadi bagian dari gerakan penghijauan yang mendukung keberlanjutan lingkungan di Desa Tigalingga.
Babinsa juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan, kekompakan, dan semangat gotong royong di tengah kehidupan bermasyarakat. Ia mengajak seluruh warga untuk bersama-sama merawat lingkungan desa agar tetap bersih, hijau, dan produktif. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat TNI-Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dinilai menjadi fondasi utama dalam menyukseskan setiap program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
Kegiatan penyaluran bibit berlangsung tertib, aman, dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah dan aparat kewilayahan, program ketahanan pangan di Desa Tigalingga diharapkan tidak hanya menghasilkan panen yang bernilai ekonomi, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga alam, memperkuat kemandirian desa, serta mewariskan lingkungan yang lebih hijau bagi generasi mendatang.(Lia Hambali)
(Prajurit Pena)
























