Aceh Timur-Agaranews.net
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Aceh Timur, Ny. Lismawani Iskandar Al Farlaky, S.Pd., M.Ag., mengajak masyarakat, khususnya generasi muda (Gen Z), untuk lebih mengenal dan mencintai kuliner tradisional sebagai sebahagian daripada usaha melestarikan warisan budaya daerah.
Ajakan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Festival Jajanan Indatu Aceh Timur 2026 dengan teman Celebrating The Authentic Taste OF Aceh Timur “Penajoh Keuneubah Indatu Meulia Rasa Meugah Budaya”, acara berlangsung di GOR Idi Sport Center Kabupaten Aceh Timur, Kamis (30-07-2026)
Bupati Aceh Timur
Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si.di Tengah sibuknya jadwal kegiatan sempatkan hadir melihat kegiatan sang istri tercinta ny lismawani tengah menggelar Festival Jajanan Indatu di gedung (ISC) Aceh Timur
Bupati dan istri selaku ketua TP-PKK Aceh timur langsung ke Meja hidangan Para Peserta 24 kecamatan dan mencicipin cita rasa makanan khas tradisional di Festival jajan Indatu.Al-faraky juga
sangat mendukung dan menyambut positif dan beri apresiasi kegiatan Festival Jajan indatu ujarnya
Ketua TP-PKK Aceh Timur ny lismawani Dalam sambutannya Kegiatan Festival Jajan Indatu 2026 Saya buka langsung,jujur festival ini bisa kita laksanakan dan terhujud Suatu kebanggaan nyata buat kita bersemua bisa mengakat kembali makan khas tradisional menjadi makanan ini di sukai kembali buat seluruh masyarakat Aceh Timur nantinya
Ia juga mengatakan Dengan Kita mengadakan Festival ini
“Bagaimana kita mampu menciptakan menjadikan makanan tradisional ini menjadi kegemaran? Kita harus memperkenalkan kembali kuliner khas kepada anak-anak generasi muda agar mereka boleh menikmati dan menyukainya, sehingga warisan ini tidak hilang dimakan zaman,” katanya.
Lismawani berkata, sejumlah makanan tradisional kini mula hadir di Cafe-cafe moden di wilayah Idi dan sekitarnya. Menu seperti bulukat peutrabee, rebusan jagung, pisang rebus, hingga minuman jahe mula diminati kalangan muda. Keadaan tersebut menunjukkan bahawa kuliner mempunyai peluang besar untuk diperbaharui dan dipromosikan secara kreatif
Berkaitan: Grand Opening Senior Kupi, Tawarkan Suasana Baru Lebih Elegan dan Nyaman di Jantung Kota Idi Rayeuk
“Mulailah dari rumah dengan menyajikan makanan tradisional. Jangan sampai anak-anak lebih mengenal makanan olahan seperti sosis atau nugget, sementara kuliner warisan leluhur tidak lagi dikenali,” katanya.
Selain itu, Ketua TP PKK Aceh Timur meminta seluruh Ketua TP PKK Kecamatan hingga pengurus di tingkat gampong untuk aktif mendampingi dan mempromosikan produk jajanan tradisional yang dihasilkan oleh masyarakat setempat.
Sementara itu, Syahril, S.STP, M.AP kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) sentiasa panitia penyelenggara menunjukkan acara ini digelar bekerja sama dengan TP PKK Kabupaten Aceh Timur menggelar Festival Jajanan Indatu sebagai usaha melestarikan sekaligus mempromosikan kuliner khas daerah.
“Festival tersebut diikuti peserta dari TP PKK di 24 kecamatan se-Aceh Timur. Selain menjadi ajang pelestarian budaya, kegiatan ini juga bertujuan menggalakkan pertumbuhan ekonomi kreatif dan membentuk kerjasama antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, serta komuniti kreatif. “sebut Syahril
Ia juga menyatakan panitia menyediakan trofi dan dana pembinaan dengan jumlah hadiah mencapai Rp10 juta bagi pemenang tropy dan Tabanas kita bagikan tepat di acara 17 Agustus pungkasnya
Selanjut Kadis mengumumkan tahun 2026 Pemenang Festival Jajanan Indatu di RAIH Juara Ke-1 TP-Pkk kecamatan Peureulak
Peraih Juara Ke-2 TP-PKK Kecamatan Julok, Peraih juara ke-3 TP-PKK Kecamatan Banda Alam..Harapan 1 TP-PKK Kecamatan biurem bayen.. Harapan 2 TP-PKK Kecamatan Peureulak Timur
Bagi Peraih Juara ke-1 Festival Jajan indatu Ini mewakili Aceh Timur yang di gelar di Provinsi dan Festival ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya menghadirkan lomba, tetapi juga dilengkapi pameran kuliner tra
Rahmat
























