Yahdi Hasan Tinjau Pembangunan Dua Dayah di Tanoh Alas, Realisasi Janji Politik untuk Pendidikan Islam Aceh Tenggara

HIDAYAT DESKY

- Redaksi

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:22 WIB

5044 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara – agaranews.com// Komitmen terhadap penguatan pendidikan Islam di Aceh Tenggara terus diwujudkan. Anggota DPR Aceh dari Fraksi Partai Aceh, Yahdi Hasan, turun langsung meninjau progres pembangunan dua pondok pesantren (dayah) di Kecamatan Tanoh Alas, Kabupaten Aceh Tenggara, Kamis (30/7/2026).

 

Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah pembangunan Dayah Nurul Afifah yang berada di Desa Kute Mejile. Dalam kunjungan tersebut, Yahdi Hasan didampingi sejumlah rombongan untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana sekaligus melihat langsung perkembangan fisik di lapangan.

 

Di tengah aktivitas pembangunan, Yahdi menyampaikan harapannya agar seluruh proses dapat berlangsung lancar tanpa kendala berarti. Menurutnya, keberadaan dayah bukan sekadar menghadirkan bangunan baru, tetapi menjadi investasi jangka panjang dalam membentuk generasi muda Aceh yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia.

 

“Pembangunan ini bukan hanya mendirikan gedung, tetapi membangun masa depan. Semoga kelak dayah ini menjadi tempat lahirnya generasi penerus yang mampu menjaga nilai-nilai agama, memiliki ilmu pengetahuan yang baik, serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

 

Tak hanya meninjau pembangunan Dayah Nurul Afifah, Yahdi Hasan dan rombongan juga mengunjungi satu lokasi pembangunan pondok pesantren lainnya di Kecamatan Tanoh Alas. Kedua proyek tersebut merupakan bagian dari komitmen dalam memperkuat sarana pendidikan Islam di Aceh Tenggara.

 

Yahdi menjelaskan bahwa pembangunan dua pesantren tersebut merupakan realisasi dari janji politik yang pernah disampaikan kepada masyarakat saat Pemilihan Gubernur Aceh 2024. Setelah melalui proses perencanaan dan penganggaran, pada tahun 2026 pembangunan akhirnya dapat direalisasikan melalui dana aspirasi sebagai anggota DPR Aceh.

 

“Alhamdulillah, apa yang pernah kami sampaikan kepada masyarakat kini mulai diwujudkan. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk menghadirkan fasilitas pendidikan Islam yang layak bagi generasi Aceh, khususnya di Aceh Tenggara,” katanya.

 

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan rumah ibadah dan sarana pendidikan berbasis Islam tetap menjadi salah satu prioritas Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Gubernur Mualem. Menurutnya, pembangunan infrastruktur pendidikan keagamaan menjadi bagian penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter Islami.

 

Selain meninjau pembangunan, Yahdi Hasan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bersilaturahmi dengan masyarakat Desa Kute Mejile. Suasana keakraban terlihat saat warga menyambut kedatangannya dengan penuh kehangatan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan makan siang bersama sebagai bentuk kebersamaan antara wakil rakyat dan masyarakat.

 

Yahdi pun menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan masyarakat. Ia berharap hubungan baik tersebut terus terjalin sehingga pembangunan yang sedang berlangsung mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat.

 

“Terima kasih atas sambutan dan doa dari masyarakat. Kami berharap pembangunan dua dayah ini berjalan lancar hingga selesai dan nantinya benar-benar memberikan manfaat besar bagi pendidikan Islam serta kemajuan Aceh Tenggara,” tuturnya.

 

Di akhir kunjungannya, Yahdi Hasan kembali mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar proses pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu, berkualitas, dan menjadi amal jariyah yang membawa keberkahan bagi semua pihak.

 

Dengan hadirnya dua pondok pesantren baru di Kecamatan Tanoh Alas, diharapkan akses pendidikan Islam bagi masyarakat semakin terbuka luas serta mampu melahirkan generasi penerus yang cerdas, religius, dan siap berkontribusi bagi pembangunan Aceh di masa mendatang. Ady gegoyong

Berita Terkait

TP-PKK Kecamatan Peureulak RAIH Juara Ke-1 Festival Jajanan Indatu Aceh Timur 2026
Prof DR Sutan Nasomal Meminta Ketua Umum PDI Perjuangan Agar Memberikan Klarifikasi Ucapan Anggotanya “Menghina Wartawan Gerombolan Sirkus”
Ketua Komite II DPD RI Badikenita Br Sitepu Hadiri Festival Bunga dan Buah Karo 2026
Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Resmi Dibuka, Ribuan Pengunjung Padati Berastagi di Bawah Pengamanan Ketat
Kadisdikbud Aceh Tenggara Ikuti Pembahasan DOKA dan TBDH Migas 2027, Perjuangkan Program Pendidikan Prioritas
Wabup Heri Al Hilal Dorong UMKM Agara Tembus Pasar Global Lewat Perlindungan Kekayaan Intelektual
Dugaan Mafia Proyek Masjid di Aceh Singkil, ALAMP AKSI Desak Kejari Segera Usut Tuntas
Jelang Kejurprov Grasstrack IMI Aceh 2026, Wabup Heri Al Hilal Tinjau Sirkuit Kumbang Indah

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:22 WIB

Yahdi Hasan Tinjau Pembangunan Dua Dayah di Tanoh Alas, Realisasi Janji Politik untuk Pendidikan Islam Aceh Tenggara

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:48 WIB

TP-PKK Kecamatan Peureulak RAIH Juara Ke-1 Festival Jajanan Indatu Aceh Timur 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:00 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Meminta Ketua Umum PDI Perjuangan Agar Memberikan Klarifikasi Ucapan Anggotanya “Menghina Wartawan Gerombolan Sirkus”

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:39 WIB

Ketua Komite II DPD RI Badikenita Br Sitepu Hadiri Festival Bunga dan Buah Karo 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:31 WIB

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Resmi Dibuka, Ribuan Pengunjung Padati Berastagi di Bawah Pengamanan Ketat

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:19 WIB

Wabup Heri Al Hilal Dorong UMKM Agara Tembus Pasar Global Lewat Perlindungan Kekayaan Intelektual

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:53 WIB

Dugaan Mafia Proyek Masjid di Aceh Singkil, ALAMP AKSI Desak Kejari Segera Usut Tuntas

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:31 WIB

Jelang Kejurprov Grasstrack IMI Aceh 2026, Wabup Heri Al Hilal Tinjau Sirkuit Kumbang Indah

Berita Terbaru