Kutacane Agara News selasa 21 juli 2026.
Sejumlah Proyek pembangunan yang di sebut sebut Revitalisasi Bantuan dari APBN bidang Pendidikan paska banjir bandang di Aceh Tenggara dari pantauan media ini di pasantren Darul Ulum Kecamatan Lawe Alas di duga tidak transparan demikian di peroleh imformasi di lapangan beberapa waktu lalu.
Pasalnya dari pantauan Bara News di sekitaran komplek yayasan pasantren Darul Ulum desa Darul Amin Kecamatan Lawe Alas Aceh Tenggara beberapa waktu lalu terdapat sejumlah kegiatan pembangunan gedung sedang berlangsung namun tidak di temukan adanya papan imformasi di lokasi proyek tersebut.
Dari sejumlah sumber yang berhasil di himpun menyampaikan kalau sejumlah proyek ini merupakan Bantuan Bencana Bidang pendidikan Repitalisasi sumber dana APBN sesuai impres no 7 tahun 2025. dalam rangka percepatan pemulihan Bencana di Aceh khususnya Aceh Tenggara.
Dari kondisi tersebut masih terlihat sedang dalam pelaksanaan pembangunan pemasangan batu bata dan pekerjaan Ring Balok.untuk proyek tingkat SMA.
Dari imformasi proyek Revitalisasi di sejumlah sekolah lain di peroleh keterangan kalau proyek ini di kerjakan oleh Panitia pelaksana Rehabilitasi yang terdiri dari unsur sekolah,Komite dan melibatkan masyarakat setempat sebangai salah satu upaya penyerapan tenaga kerja.
Namun imformasi yang di peroleh di pasantren Darul ulum ini di duga di kuasai oleh oknum tertentu tampa melibatkan pihak lain sesuai impres presiden no 7 tahun 2025.
Terkait sejumlah proyek ini belum di peroleh imformasi dari pelaksanaan kegiatan pembangunan.
Namun ketika di hubungi Suhardi B kepala SMA Darul Ulum masih enggan memberikan komfirmasi kepada media ini.
Dari pantauan di lokasi terdapat pelaksanaan gedung ruang belajar beberapa ruangan, gedung Toillet dan bangunan lain.
Dari imformasi lain di peroleh kalau di Yayasan pasantren Darul Ulum ini diduga adanya sejumlah proyek pembangunan Gedung Ruang kelas beberapa ruangan,gedung Asrama Putri dengan volume luas 219,48 M Kubik , di dalam target, antri, Instalasi Air Bersih, WC, desien bangunan mencakup ruang komunal utama, kamar mandi Asrama santri Wati beserta pasilitas MCK, atau Toillet, yang melekat langsung dalam struktur bangunan,
dari imformasi yang sama diperoleh imformasi biaya perencanaan mencapai Rp 36.697.245. anggaran perencanaan.
biaya pengawasan Rp 41.284.404. Tim konsultan pengawasan.
pelaksanaan pembangunan. Rp 971.431.192.
Sampai berita ini di lansir kepada Redaksi Kepala SMA Pasantren Darul Ulum Kecamatan Lawe Alas Aceh Tenggara Suhardi setelah beberapa kali di hubungi memilih masih bungkam. kepada media ini.
Terkait imformasi yang kami terima ini tolong komfirmasi dari Bapak Kepala sekolah demikian kami sampaikan atas komfirmasi masih ya kami ucapkan terima kasih.
(Kasirin.S.Ag )
























