Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Tinjau Program Bedah Rumah, Tempat Ibadah dan Ketahanan Pangan di Lapas Kelas IIA Warungkiara

LIA HAMBALI

- Redaksi

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:37 WIB

50120 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

 

 

 

Warungkiara, Sukabumi, AgaraNews. Com // Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Sukabumi dalam rangka Bantuan Sosial Bedah Rumah, Tempat Ibadah, serta Optimalisasi Sarana Asimilasi dan Edukasi Berkah Mandiri di Lapas Kelas IIA Warungkiara, Rabu (10/06). Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang berfokus pada penguatan peran pemasyarakatan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan nasional.

Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan dua lokasi penerima bantuan sosial bedah rumah di wilayah Kecamatan Warungkiara. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan secara langsung melihat hasil pembangunan rumah yang telah selesai dilaksanakan melalui kolaborasi berbagai pihak sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.Setelah melaksanakan peninjauan lokasi bantuan sosial, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan beserta rombongan melanjutkan kegiatan di Lapas Kelas IIA Warungkiara. Acara diawali dengan pembukaan, doa bersama, penampilan tari persembahan, penayangan video implementasi program aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, laporan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, sambutan Wakil Bupati Sukabumi, serta penyerahan bantuan sosial bedah rumah dan tempat ibadah secara simbolis kepada penerima manfaat.

Dalam sambutannya, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menyampaikan bahwa pemasyarakatan tidak hanya berperan dalam pembinaan warga binaan, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan.“Program bantuan sosial bedah rumah dan tempat ibadah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Selain itu, melalui pengembangan sarana asimilasi dan edukasi, warga binaan juga diberikan kesempatan untuk meningkatkan keterampilan dan produktivitas sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan juga meninjau program ketahanan pangan yang dikembangkan melalui Sarana Asimilasi dan Edukasi Berkah Mandiri Lapas Kelas IIA Warungkiara. Program tersebut menjadi salah satu bentuk pembinaan kemandirian warga binaan melalui sektor pertanian dan perkebunan yang hasilnya dapat mendukung kebutuhan pangan serta memberikan keterampilan kerja yang bermanfaat.

Kepala Lapas Kelas IIA Warungkiara, *Kurnia Panji Pamekas*, menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan pemasyarakatan.Kunjungan ini menjadi semangat bagi kami untuk terus berinovasi dalam pembinaan warga binaan, memperkuat program ketahanan pangan, serta meningkatkan kontribusi pemasyarakatan kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang berdampak langsung,” ungkap Kurnia Panji Pamekas.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan area ketahanan pangan dan panen hasil pertanian di Pondok SAE Berkah Mandiri, yang menjadi salah satu program unggulan pembinaan kemandirian warga binaan di Lapas Kelas IIA Warungkiara. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif dengan dukungan seluruh unsur pemerintah daerah, aparat penegak hukum, stakeholder, serta masyarakat setempat.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Warungkiara berkomitmen untuk terus mendukung program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam penguatan pembinaan warga binaan, ketahanan pangan, serta peningkatan kontribusi sosial pemasyarakatan bagi masyarakat.       (Lia Hambali)

Berita Terkait

Memahami Makna “Londo Ireng” dalam Pidato Presiden Prabowo: Kritik terhadap Kepentingan Asing, Bukan Serangan kepada Pers
Memahami AEO, GEO, dan LLMO: Tiga Pendekatan Baru di Era AI Search
Polwan Jenggala Presisi Polresta Sidoarjo Masifkan Patroli Kamtibmas
Satlap Tri Cakti Bongkar Penyelundupan Timah Ilegal di Belitung, 229 Kampil dan Perdana 37 Balok Disita
Dukung Aktivitas Ekonomi Warga,Pengecoran Sasaran Perbaikan Saluran Air TMMD Sengkuyung Tahap III TA. 2026 Terus Dikebut
Ras Terkuat Dimuka Bumi Turut Berbaur Sukseskan TMMD Di Brenggolo
Menteri PU Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 78 Sragen, Babinsa Koramil Mondokan Ikut Pastikan Kesiapan
Perkuat Tertib Administrasi dan Tata Kelola Satuan, Tim Wasrik Itdam IV/Diponegoro Periksa Kodim 0724/Boyolali

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 00:06 WIB

Memahami Makna “Londo Ireng” dalam Pidato Presiden Prabowo: Kritik terhadap Kepentingan Asing, Bukan Serangan kepada Pers

Senin, 27 Juli 2026 - 23:59 WIB

Memahami AEO, GEO, dan LLMO: Tiga Pendekatan Baru di Era AI Search

Senin, 27 Juli 2026 - 23:47 WIB

Satlap Tri Cakti Bongkar Penyelundupan Timah Ilegal di Belitung, 229 Kampil dan Perdana 37 Balok Disita

Senin, 27 Juli 2026 - 23:41 WIB

Dukung Aktivitas Ekonomi Warga,Pengecoran Sasaran Perbaikan Saluran Air TMMD Sengkuyung Tahap III TA. 2026 Terus Dikebut

Senin, 27 Juli 2026 - 23:36 WIB

Ras Terkuat Dimuka Bumi Turut Berbaur Sukseskan TMMD Di Brenggolo

Senin, 27 Juli 2026 - 23:33 WIB

Menteri PU Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 78 Sragen, Babinsa Koramil Mondokan Ikut Pastikan Kesiapan

Senin, 27 Juli 2026 - 23:31 WIB

Perkuat Tertib Administrasi dan Tata Kelola Satuan, Tim Wasrik Itdam IV/Diponegoro Periksa Kodim 0724/Boyolali

Senin, 27 Juli 2026 - 23:26 WIB

Ironi Kotanopan. Kampung Para Tokoh Besar yang Dilecehkan Mafia Tambang Ilegal

Berita Terbaru