Tanah Karo, AgaraNews. Com // Senin, 22 Juni 2026, 07.30 WIB “Jaksa bekerja bukan karena dipaksa, tapi karena sumpah.”
Semangat itu kembali digaungkan Kejaksaan Negeri Karo di awal pekan. Bertempat di Halaman Kantor Kejari Karo, Jalan Jamin Ginting, Kabanjahe seluruh jajaran mengikuti Upacara Apel Pagi Rutin dengan tertib dan khidmat.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara: Kepala Seksi Intelijen Kejari Karo, Dona Martinus Sebayang, S.H. Apel ini jadi “penyetel ulang” komitmen Adhyaksa sebelum tancap gas melayani masyarakat Tanah Karo.
Dengan sikap tegas dan suara komando lantang, Kasi Intel Dona Martinus Sebayang, S.H memimpin jalannya upacara. Seluruh pegawai & PPN Kejari Karo berdiri satu barisan. Tidak ada yang meleng, tidak ada yang main HP.
Wibawa Korps Adhyaksa terpancar dari barisan apel. Dari sini publik bisa menilai, Jaksa yang disiplin di halaman, pasti disiplin di ruang sidang.
Penunjukan Kasi Intelijen sebagai Inspektur juga punya pesan, “fungsi intelijen Kejaksaan aktif mengawasi internal “. Jaksa bersih, Institusi kuat. Jaksa nakal, langsung terdeteksi.
Melalui amanat, Kasi Intel Dona Martinus Sebayang, S.H menserentakkan ulang 3 kompas kerja Adhyaksa minggu ini :
1. INTEGRITAS MUTLAK, TANPA TAWAR
“Jaksa : wajah hukum negara. Sekali integritas retak, kepercayaan publik runtuh.” Tidak ada ruang untuk KKN, tebang pilih, atau “perkara titipan”. Kejari Karo wajib bersih.
2. DISIPLIN DARI HAL KECIL
Datang tepat 07.30 WIB, seragam rapi, berkas administrasi tuntas, sidang tidak ditunda. Disiplin kecil di kantor : citra besar Kejaksaan di mata rakyat Karo.
3. PELAYAN 3H: HUMANIS, HADIR, HEBAT
Ini janji untuk masyarakat Tanah Karo :
Humanis : Korban, saksi, pelapor disambut empati & senyum. PTSP bukan ruang interogasi.
Jaksa tidak ngantor saja, turun ke desa, kasih penyuluhan hukum, cegah perkara.
Kerja cepat, tepat, akurat. Pengaduan tidak mengendap. Keadilan tidak diperlambat.
Kenapa tiap Senin wajib apel,..??? Karena 3 hal ini :
1. Satu Komando, Satu Gerak : Arah kerja seminggu diluruskan Kajari + Para Kasi. Hindari “jalan sendiri”. Semua fokus tegakkan hukum + layani masyarakat.
2. Cek Kesehatan Korps : Apel = cermin. Dari kerapian seragam sampai kekompakan barisan, semua kelihatan. Jaksa yang malas akan ketahuan dari sini.
3. Bangun Soliditas : ASN, PPN, Jaksa baris berdampingan. Tidak ada kasta. Kalau solid di halaman, akan solid juga hadapi mafia perkara di pengadilan, kata Dona Martinus Sebayang S.H mengakhiri amanatnya.( Lia Hambali)
Sumber: Humas Kejaksaan Negeri Karo





















