ACEH SINGKIL agaranews.com – Kabar gembira akhirnya datang dari perairan Singkil Utara setelah beberapa jam dilanda kecemasan. Zakran, seorang nelayan tradisional bersama anaknya dari Desa Gosong Telaga Timur, Kecamatan Singkil Utara, ditemukan dalam keadaan selamat pada Rabu (1/7/2026) sore. Penemuan ini mengakhiri drama hilangnya kontak mereka saat melaut earlier hari yang sama.
Informasi penemuan tersebut pertama kali dikonfirmasi melalui grup WhatsApp warga Desa Gosong Telaga Timur. Sekretaris Desa (Sekdes) Ridwan dan seorang warga bernama Rahmat secara terpisah menyampaikan kabar lega itu kepada masyarakat. “Syukur Alhamdulillah sudah ditemukan,” tulis Rahmat dalam grup desa, disusul oleh konfirmasi Sekdes Ridwan pada pukul 15.53 WIB. “Alhamdulillah, mereka diselamatkan oleh nelayan Sibolga,” tambah Ridwan.
Penemuan ini menjadi titik terang setelah sebelumnya ketegangan menyelimuti warga Kemukiman Gosong Telaga. Kecemasan memuncak setelah pengumuman hilangnya kedua nelayan tersebut disiarkan melalui pengeras suara masjid setempat. Proses pencarian yang intensif pun segera dikerahkan, melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Singkil, Personil Pos Angkatan Laut (POSAL) Singkil, TNI, serta bantuan sukarela dari warga sekitar.
Kabar bahagia ini tidak lepas dari kepedulian sesama nelayan lintas daerah. Zakran dan anaknya berhasil diselamatkan oleh sekelompok nelayan asal Sibolga, Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, yang sedang beroperasi di perairan tersebut. Aksi sigap para nelayan Sibolga ini mendapat apresiasi tinggi dari warga setempat yang merasa bersyukur atas pertolongan yang datang di saat kritis.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan dilaporkan sedang membawa Zakran dan anaknya menuju Kuala Gosong Telaga untuk proses serah terima dan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut. Meskipun belum ada keterangan resmi mengenai penyebab hilangnya perahu atau kondisi spesifik yang dialami keduanya di tengah laut, insiden ini kembali menjadi pengingat penting bagi para nelayan tradisional akan kewaspadaan dan keselamatan kerja di laut. Warga kini bersiap menyambut kepulangan Zakran dan anaknya dengan penuh haru dan rasa syukur.

























