Dugaan Investasi Sapi Fiktif Berujung Penganiayaan, Warga Tutur Siapkan Langkah Hukum

LIA HAMBALI

- Redaksi

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:01 WIB

5046 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Pasuruan –6/62026, AgaraNews . Com // Dugaan penipuan berkedok investasi jual beli sapi kembali mencuat di Kabupaten Pasuruan. Seorang warga Kecamatan Tutur berinisial SAA mengaku mengalami kerugian sebesar Rp12 juta setelah dana yang diinvestasikannya diduga tidak digunakan sebagaimana kesepakatan.

Menurut keterangan SAA, peristiwa bermula saat DAP, yang juga merupakan warga Kecamatan Tutur, menawarkan kerja sama investasi pembelian sapi dengan sistem bagi hasil. DAP disebut mengaku membutuhkan tambahan modal untuk membeli seekor sapi yang nantinya akan dijual kembali dengan keuntungan dibagi rata.

Karena percaya dengan penawaran tersebut, SAA menyerahkan dana sebesar Rp12.000.000 kepada DAP. Namun hingga sekitar empat bulan berlalu, tidak ada kejelasan mengenai perkembangan usaha maupun hasil penjualan sapi sebagaimana yang dijanjikan.

“Saya berulang kali meminta penjelasan dan menanyakan keberadaan sapi tersebut, tetapi tidak pernah mendapat jawaban yang jelas,” ujar SAA kepada awak media.

Merasa curiga, SAA kemudian mencari informasi langsung ke lingkungan tempat tinggal DAP. Dari penelusuran tersebut, SAA mengaku memperoleh informasi bahwa DAP tidak memiliki usaha peternakan sapi. Bahkan, foto sapi yang sebelumnya dikirim kepada korban diduga merupakan milik orang tua DAP dan bukan objek investasi sebagaimana yang dijanjikan.

Perselisihan memuncak pada Jumat (5/6/2026) saat SAA mengutus rekannya, Yani, untuk menagih pengembalian dana secara baik-baik. Namun upaya tersebut justru berujung kericuhan. Yani mengaku menjadi korban dugaan pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh DAP bersama beberapa anggota keluarganya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengaku mengalami kerugian materiil maupun moril. SAA menyatakan akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan dugaan tindak pidana penipuan, penggelapan, serta dugaan penganiayaan kepada aparat penegak hukum.

“Saya berharap persoalan ini diproses sesuai hukum yang berlaku agar ada kepastian hukum dan tidak ada lagi korban lainnya,” tegas SAA.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak DAP belum memberikan keterangan maupun tanggapan terkait tudingan tersebut. Demi menjaga asas praduga tak bersalah, media masih berupaya menghubungi pihak yang bersangkutan untuk memperoleh konfirmasi dan akan memuat hak jawabnya pada pemberitaan selanjutnya.(Lia Hambali/Lim)

Berita Terkait

Diskominfo Aceh Singkil Imbau Masyarakat Tegas Tolak Judi Online demi Masa Depan Generasi
Aliansi Masyarakat Aceh Singkil Gelar Aksi Damai, Desak Usut Tuntas 5 Dugaan Pelanggaran PT Nafasindo
Polsek Juhar Dukung Peningkatan Hasil Produksi Pertanian, Bhabinkamtibmas Sampaikan Pesan Kamtibmas
Polsek Berastagi Ungkap Kasus Sabu, Dua Tersangka Diamankan, Tiga Pengguna Diusulkan Rehabilitasi
Belum Sempat Beredar, Lima Butir Pil Ekstasi Berhasil Diamankan Satresnarkoba, Tiga Pelaku Diamankan
Tokoh Masyarakat Aceh Singkil Bela PT Socfindo, Sebut Tuduhan Langgar Sempadan Sungai Tidak Adil
Rapat Paripurna Pengesahan APBK Aceh Singkil 2026 Resmi Di-Skors Akibat Sorotan Alokasi Anggaran Kontroversial
Aceh Singkil Buka Jalur Penerbangan Perintis ke Medan, Tingkatkan Konektivitas Wilayah

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:44 WIB

Diskominfo Aceh Singkil Imbau Masyarakat Tegas Tolak Judi Online demi Masa Depan Generasi

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:32 WIB

Aliansi Masyarakat Aceh Singkil Gelar Aksi Damai, Desak Usut Tuntas 5 Dugaan Pelanggaran PT Nafasindo

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:18 WIB

Polsek Berastagi Ungkap Kasus Sabu, Dua Tersangka Diamankan, Tiga Pengguna Diusulkan Rehabilitasi

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:32 WIB

Belum Sempat Beredar, Lima Butir Pil Ekstasi Berhasil Diamankan Satresnarkoba, Tiga Pelaku Diamankan

Senin, 13 Juli 2026 - 22:09 WIB

Tokoh Masyarakat Aceh Singkil Bela PT Socfindo, Sebut Tuduhan Langgar Sempadan Sungai Tidak Adil

Senin, 13 Juli 2026 - 17:49 WIB

Rapat Paripurna Pengesahan APBK Aceh Singkil 2026 Resmi Di-Skors Akibat Sorotan Alokasi Anggaran Kontroversial

Senin, 13 Juli 2026 - 17:28 WIB

Aceh Singkil Buka Jalur Penerbangan Perintis ke Medan, Tingkatkan Konektivitas Wilayah

Senin, 13 Juli 2026 - 16:34 WIB

Polres Aceh Tenggara Pastikan Hari Pertama Masuk Sekolah Berjalan Aman dan Lancar

Berita Terbaru