Kutacane – agaranews.com// Kebanggaan besar menyelimuti masyarakat Desa Ngkeran, Kecamatan Lawe Alas, Kabupaten Aceh Tenggara. Untuk pertama kalinya dalam sejarah desa tersebut, seorang putra terbaik berhasil lolos menjadi Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 2026.
Sosok yang mengharumkan nama kampung itu adalah Umar Al-Faruqi Selian Ngkeran, putra dari Kapten Daman Selian. Keberhasilan Umar menembus salah satu sekolah kedinasan paling bergengsi di Indonesia disambut suka cita oleh keluarga, kerabat, tokoh masyarakat, hingga seluruh warga Desa Ngkeran.
Selasa (28/7/2026), ucapan selamat dan doa terus berdatangan. Warga mengaku bangga karena untuk pertama kalinya Desa Ngkeran memiliki putra yang berhasil menembus Akademi Kepolisian. Momen tersebut dinilai menjadi sejarah baru sekaligus membuka harapan bagi generasi muda di desa itu.
Bagi masyarakat, kelulusan Umar bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan keberhasilan yang menjadi milik seluruh warga. Perjuangan panjang yang dilalui sejak mempersiapkan diri hingga mengikuti seluruh tahapan seleksi akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan.
Seleksi Taruna Akpol dikenal sangat ketat. Ribuan peserta dari seluruh Indonesia bersaing memperebutkan kursi yang jumlahnya terbatas. Setiap calon harus melewati serangkaian tes administrasi, kesehatan, psikologi, akademik, jasmani, mental, hingga penelusuran rekam jejak. Lolos dari seluruh tahapan tersebut menjadi bukti bahwa Umar memiliki kemampuan,
kedisiplinan, serta mental yang kuat.
Di balik keberhasilannya, terdapat doa dan pengorbanan besar dari kedua orang tua. Dukungan keluarga menjadi kekuatan utama yang terus mendorong Umar untuk tetap berjuang meski harus menghadapi berbagai tantangan selama proses seleksi.
Warga menilai keberhasilan tersebut juga menjadi bukti bahwa anak-anak dari daerah, termasuk dari desa yang jauh dari pusat kota, mampu bersaing dengan peserta dari berbagai wilayah di Indonesia apabila memiliki tekad kuat, kerja keras, disiplin, serta semangat belajar yang tinggi.
“Ini adalah kebanggaan bagi kami semua. Selama ini belum pernah ada putra Desa Ngkeran yang berhasil menjadi Taruna Akpol. Alhamdulillah, sekarang sejarah itu tercipta. Semoga ini menjadi awal lahirnya generasi-generasi hebat berikutnya,” ujar salah seorang tokoh masyarakat.
Menurut warga, Umar dikenal sebagai pribadi yang sederhana, rendah hati, dan memiliki semangat belajar tinggi. Meski berasal dari keluarga sederhana, ia tidak pernah menjadikan keadaan sebagai alasan untuk menyerah dalam mengejar cita-cita menjadi anggota Polri.
Keberhasilan tersebut langsung menjadi buah bibir di tengah masyarakat. Banyak warga berharap kisah Umar dapat menjadi motivasi bagi para pelajar di Kecamatan Lawe Alas maupun Kabupaten Aceh Tenggara agar terus berani bermimpi besar.
Bagi para orang tua, pencapaian Umar menjadi bukti bahwa pendidikan dan dukungan keluarga memiliki peran penting dalam membentuk masa depan anak-anak. Sementara bagi kalangan pemuda, keberhasilan itu menjadi inspirasi bahwa kerja keras akan membuahkan hasil.
“Kami berharap anak-anak muda di kampung ini tidak takut bermimpi. Jika Umar bisa membuktikannya, tentu anak-anak lain juga memiliki kesempatan yang sama asalkan mau belajar, disiplin, dan bersungguh-sungguh,” kata seorang warga.
Kini, Umar akan menjalani pendidikan di Akademi Kepolisian sebelum nantinya dilantik menjadi Perwira Pertama Polri. Pendidikan tersebut akan membentuk karakter kepemimpinan, profesionalisme, integritas, serta kemampuan dalam melayani masyarakat.
Masyarakat Desa Ngkeran pun menitipkan harapan besar kepada putra terbaik mereka itu. Mereka berharap Umar mampu menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dengan hasil terbaik serta menjadi sosok perwira Polri yang amanah, jujur, profesional, tegas dalam menegakkan hukum, namun tetap mengedepankan sisi humanis dalam melayani masyarakat.
Selain itu, warga juga berharap Umar senantiasa menjaga nama baik keluarga, daerah, dan institusi Polri, serta tidak melupakan kampung halaman yang telah menjadi tempatnya tumbuh dan dibesarkan.
“Dengan bangga dan rasa haru kami mengucapkan selamat atas keberhasilan ini. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kemudahan, dan kekuatan dalam menempuh pendidikan di Akademi Kepolisian. Jadilah perwira Polri yang jujur, amanah, mengayomi masyarakat, serta mampu memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara,” ungkap warga.
Keberhasilan Umar Al-Faruqi Selian Ngkeran menjadi Taruna Akpol 2026 menjadi bukti bahwa putra-putri Aceh Tenggara memiliki kualitas dan daya saing yang tidak kalah dengan daerah lain di Indonesia. Prestasi ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan generasi muda Aceh Tenggara untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, mengembangkan potensi diri, serta berani mengejar cita-cita setinggi mungkin.
Bagi masyarakat Desa Ngkeran, hari ini bukan sekadar tentang kelulusan seorang pemuda. Hari ini adalah hari lahirnya sebuah sejarah baru yang akan dikenang sebagai tonggak awal hadirnya putra daerah yang mengabdikan diri kepada bangsa melalui Korps Bhayangkara.
Selamat kepada Umar Al-Faruqi Selian Ngkeran atas keberhasilannya menjadi Taruna Akademi Kepolisian Tahun 2026. Semoga perjalanan pendidikan berjalan lancar, penuh keberkahan, dan kelak menjadi perwira Polri yang membanggakan keluarga, masyarakat, Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh, serta Indonesia. Selain nipon
























