Stabat, AgaraNews. Com // Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, SH menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Langkat untuk mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar naik kelas.
Targetnya jelas, produk UMKM Langkat harus mampu menembus pasar ritel modern, pasar Nasional, hingga pasar internasional.
Komitmen itu disampaikan Tiorita saat membuka Pelatihan Kewirausahaan UMKM yang digelar Pemkab Langkat melalui Dinas Koperasi bekerja sama dengan PT Indomarco Prismatama (Indomaret), Rabu (8/7/2026) di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta. Indomaret sebagai salah satu jaringan ritel modern terbesar di Indonesia dihadirkan langsung untuk memberikan bekal kepada UMKM.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat H. Amril, S.Sos., M.AP, Deputi Branch Manager Indomaret Boris Andrerson, License Manager Indomaret, Area Manager Indomaret, Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Langkat, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Langkat, serta ratusan pelaku UMKM se-Kabupaten Langkat.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Tiorita menyampaikan bahwa UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah.
“Kami ingin UMKM Langkat tidak hanya jualan di pasar tradisional. Tapi produknya harus ada di rak-rak ritel modern, dikenal secara nasional, dan suatu saat bisa ekspor. Inilah saatnya kita naik kelas,” tegas Tiorita.
Pelatihan ini fokus membekali UMKM dengan pengetahuan agar produknya layak masuk ritel modern.
Beberapa materi utama yang diberikan Indomaret :
1. Standarisasi Produk : kemasan, label halal, PIRT, BPOM, dan barcode.
2. Manajemen Usaha : pembukuan sederhana, stok, dan strategi pemasaran.
3. Mekanisme Supply ke Ritel : cara mendaftarkan produk ke Indomaret, sistem pembayaran, dan retur.
4. Branding & Digital Marketing : agar produk lokal punya daya saing.
Deputi Branch Manager Indomaret Boris Andrerson menyampaikan, Indomaret terbuka untuk produk-produk lokal Langkat.
“Kami siap menjadi jembatan. Jika kualitas dan legalitasnya lengkap, produk UMKM Langkat bisa kami distribusikan tidak hanya di Langkat, tapi di seluruh jaringan Indomaret di Indonesia,” ujarnya.
Sekda Langkat H. Amril menambahkan, Pemkab akan terus memfasilitasi UMKM mulai dari hulu hingga hilir. Mulai dari permodalan, pelatihan, legalitas, hingga pemasaran.
Sementara itu Kadis Koperasi dan Kadis Perindag Langkat menyatakan siap melakukan pendampingan intensif pasca pelatihan. Tujuannya agar UMKM yang ikut pelatihan benar-benar bisa tembus ke rak Indomaret dalam beberapa bulan ke depan.
Para pelaku UMKM yang hadir menyambut antusias. Mereka berharap pelatihan ini bukan seremonial, melainkan awal dari kerjasama nyata.
Plt. Bupati Tiorita menutup kegiatan dengan pesan motivasi. Menurutnya, kunci UMKM maju adalah kualitas, konsistensi, dan berani go digital.
“Saya titip pesan. Jaga mutu produk. Karena kalau sudah masuk Indomaret, berarti sudah dipercaya jutaan konsumen. Dari Langkat, mari kita buktikan produk kita bisa bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” pungkas Tiorita.
Pemkab Langkat berharap, melalui pelatihan ini akan lahir brand-brand baru asal Langkat yang menjadi kebanggaan daerah.(Lia Hambali)

























