Terumbu Karang dan Ikan Hias Jadi Daya Tarik Utama Wisata Bahari Pulau Banyak

HIDAYAT DESKY

- Redaksi

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:04 WIB

5076 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH SINGKIL agaranews.com – Pulau Banyak, yang terletak sekitar 65 mil dari ibu kota Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh, terus memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi wisata bahari unggulan di bagian barat Pulau Sumatera. Keindahan alam bawah lautnya, berupa terumbu karang yang asri, ikan hias berwarna-warni, pantai pasir putih, serta air laut yang jernih, menjadi magnet kuat bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

 

Selain keindahan panoramanya, kawasan ini juga dikenal sebagai habitat alami penyu hijau (green turtle) dan berbagai jenis fauna laut lainnya. Data menunjukkan bahwa kunjungan wisatawan ke Pulau Banyak mengalami peningkatan drastis setiap tahunnya. Hal ini berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat lokal, yang semakin berkembang dalam memanfaatkan sumber daya alam secara berkelanjutan.

 

Masyarakat setempat kini aktif terlibat dalam berbagai kegiatan ekonomi berbasis kelautan dan pariwisata, seperti budidaya ikan kakap putih dan kerapu, penakaran udang lobster, nelayan tangkap, hingga penyediaan jasa wisata seperti snorkeling, transportasi laut, dan pengelolaan lahan pulau. Dampak ekonomi dari aktivitas wisata bahari ini pun mulai terasa hingga ke wilayah lain di Aceh Singkil.

 

Seiring dengan pesatnya perkembangan sektor pariwisata, masyarakat lokal juga mulai membuka berbagai usaha pendukung, mulai dari warung kopi, kolam pancing, area bermain anak, kolam renang, penginapan, hingga usaha kuliner. Namun, di tengah geliat ekonomi tersebut, pelestarian lingkungan tetap menjadi prioritas utama.

 

Terumbu karang di Pulau Banyak tidak hanya menjadi objek wisata, tetapi juga memiliki nilai ekologis vital sebagai penyedia habitat biota laut dan pelindung alami pulau dari abrasi akibat hantaman gelombang. Oleh karena itu, upaya menjaga kelestarian flora dan fauna laut menjadi kunci agar industri pariwisata Aceh Singkil dapat bertahan dan terus memberikan manfaat jangka panjang.

 

Berita Terkait

Musyawarah Penetapan Indeks Desa 2026 Digelar di Tanah Merah, Jadi Momentum Evaluasi Pembangunan
Pemkab Aceh Singkil Bekali Aparat Mukim Perkuat Penyelesaian Sengketa Adat
Diskominfo Aceh Singkil Perkuat Infrastruktur Server Bersama Tim IT Universitas Teuku Umar
Polres Aceh Singkil Gelar Penyuluhan Hukum, Perkuat Integritas dan Profesionalisme Personel
Geuchik Bualasokhi Waruwu Ajak Warga Desa Pertabas Kibarkan Bendera Merah Putih Sambut HUT Ke-81 RI
Geuchik Sukurman Zega Ajak Warga Desa Ujung Sialit Kibarkan Bendera Merah Putih Sambut HUT Ke-81 RI
DPC LAKI Desak Kejari Aceh Singkil Tindak Lanjuti Berbagai Dugaan Kasus hingga Tuntas
Personel TNI Bergotong Royong Cor Lantai Jembatan Beton Percepat Akses Warga Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:58 WIB

Kapolsek Juhar: Turnamen Sepak Bola HUT RI ke-81 Jadi Ajang Mempererat Persatuan Warga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:29 WIB

Jelang Pawai HUT RI Ke-81, Polres Karo Bersama Forkopimda Cek Jalur dan Kesiapan Pengamanan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:26 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Forkopimcam Tigabinanga Bagikan dan Pasang Bendera Merah Putih di Kendaraan Warga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:38 WIB

WAKAPOLRES KARO IKUT LEPAS KONTINGEN PRAMUKA MENUJU JAMBORE NASIONAL XII 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:43 WIB

Respon Cepat Bupati Aceh Timur Atasi Jalan Rusak Di Kota IDi Di tahun 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:02 WIB

Tim Cobra Polres Karo Tindak Pelaku Pungli di Kawasan Objek Wisata Air Panas Sidebu Debu, Tiga Tersangka Ditahan

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Diduga Gondol Tas Berisi Rp13 Juta Milik Penumpang Mobil PAS, Pria Kabanjahe Diciduk Tim Cobra

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Rotasi Strategis di Polres Karo, Kapolres : Jabatan Adalah Amanah dan Pengabdian

Berita Terbaru