Harga Sawit Anjlok 36%, Pengamat Kecam Bupati Aceh Singkil Dinilai Pasif Hadapi Krisis Petani

HIDAYAT DESKY

- Redaksi

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:14 WIB

5058 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINGKIL, agaranews.com – Krisis ekonomi melanda ribuan petani kelapa sawit swadaya di Kabupaten Aceh Singkil akibat anjloknya harga Tandan Buah Segar (TBS) hingga lebih dari 36 persen, dari Rp2.700 menjadi Rp1.980 per kilogram. Kondisi ini memicu kecaman keras dari pengamat daerah, Budi Harjo, yang menilai Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil di bawah Bupati H. Safriadi (Oyon) bersikap pasif dan tidak berpihak pada rakyat kecil. Kritik tersebut disampaikan Budi dalam rilis persnya kepada awak media pada Kamis (28/5/2026).

 

Budi Harjo menuduh janji-janji Bupati untuk melindungi petani hanya berupa retorika politik tanpa aksi nyata. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah telah kehilangan wibawa di hadapan korporasi, berbeda dengan daerah lain seperti Riau atau Jambi yang mampu melakukan intervensi langsung melalui Satgas Pangan untuk menjaga stabilitas harga beli petani mandiri di kisaran Rp2.500–Rp2.800 per kilogram.

 

Ironisnya, penurunan harga ini terjadi bersamaan dengan lonjakan biaya produksi, seperti harga pupuk non-subsidi yang tembus Rp550.000 per karung. Hingga kini, Pemkab Aceh Singkil belum mengambil langkah taktis seperti memanggil manajemen Pabrik Kelapa Sawit (PKS) atau menurunkan tim pengawasan, sehingga petani dibiarkan berjuang sendirian menghadapi kebijakan harga sepihak dari pengepul dan pabrik.

 

Merespons situasi darurat ini, Budi Harjo menyampaikan empat tuntutan tegas kepada Bupati: menghentikan pencitraan, segera memanggil korporasi untuk evaluasi harga, menurunkan Satgas Pangan untuk mengaudit transparansi harga, serta menyuarakan aspirasi petani ke pemerintah pusat. Ia memperingatkan bahwa kelambanan pemerintah berpotensi melumpuhkan urat nadi ekonomi ribuan keluarga di Aceh Singkil. A

Berita Terkait

Dugaan Mafia Proyek Masjid di Aceh Singkil, ALAMP AKSI Desak Kejari Segera Usut Tuntas
Kapolres Aceh Singkil Apresiasi Dedikasi TNI AU di Hari Bhakti ke-79, Tekankan Sinergitas TNI-Polri
Peringati Hari Mangrove Sedunia, Pemkab Aceh Singkil dan PLB Tanam 3.000 Bibit di Pesisir Kilangan
MAN Aceh Singkil Bersinergi dengan UPTD Puskesmas Singkil Laksanakan Kesehatan Gratis (CKG)
Internet Terputus Massal di Singkil, Diskominfo Aceh Singkil Konfirmasi Kabel Fiber Optik Putus Akibat Alat Berat
Momentum Hari Mangrove Sedunia, Presma STAIN TDM Desak APH dan Menteri Kehutanan Usut Dugaan Perusakan Hutan di Aceh Singkil
PT Socfindo Kebun Lae Butar Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Aceh Singkil
Bupati Aceh Singkil Lantik Pengurus PGRI Periode 2024–2029 dan Kukuhkan Ibunda Guru
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:28 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pererat Kebersamaan Lewat Subuh Keliling dan Jumat Curhat Bersama Forkopimda, Ulama, dan Masyarakat

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:28 WIB

Pj Keuchik Paya Dua Faisal SH Melakukan Penganiayaan Terhadap Salah Seorang Warga Sendiri Bernama Nazir

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:22 WIB

Yahdi Hasan Tinjau Pembangunan Dua Dayah di Tanoh Alas, Realisasi Janji Politik untuk Pendidikan Islam Aceh Tenggara

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:48 WIB

TP-PKK Kecamatan Peureulak RAIH Juara Ke-1 Festival Jajanan Indatu Aceh Timur 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:39 WIB

Ketua Komite II DPD RI Badikenita Br Sitepu Hadiri Festival Bunga dan Buah Karo 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:31 WIB

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Resmi Dibuka, Ribuan Pengunjung Padati Berastagi di Bawah Pengamanan Ketat

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:26 WIB

Kadisdikbud Aceh Tenggara Ikuti Pembahasan DOKA dan TBDH Migas 2027, Perjuangkan Program Pendidikan Prioritas

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:19 WIB

Wabup Heri Al Hilal Dorong UMKM Agara Tembus Pasar Global Lewat Perlindungan Kekayaan Intelektual

Berita Terbaru